Latest News
Tuesday, December 3, 2013

Merangkai Bintik Pelangi: Puisi untuk Mak di Tanah Air

Desti saat berada di arsntad, Thuringen - Jerman (Dok Istimewa)

Mak.. apa kabar siangmu di sana? Adakah baikbaik saja.
Bak..apa kabar lelahmu yang pernah raja adakah kembali hujan dahimu?
Lalu tanahtanah basah terkadang membawakanmu luka

Mak.. terima kasih untuk doadoamu
Aku di sini
Do tanah yang mulai memutih
Serupa mimpiku Mak
Aku ingin pergi suatu hari
Melewati batas, cakrawala dan menyusupi awanawan

Bak...aku di sini sekarang
Di tanah seribu mimpi
Tempat segala terpatri
Serupa cintamu yang tak pernah mati

Terima kasih Bak..Mak
Telah menghadirkan kedunia yang indah ini
Peluk sayang seribu cinta
Dari tanah yang orang sebut Eropa

Mak..Bakk..
Ini mimpiku
Dan untuk sebuah bahagia bagimu

Morgen in Arnstad 8.34

"Smoga puisi yang ditulis Desti Dasril yang sedang berada di Jerman ini dapat menjadi pembuluh rindu bagi kerabat dan pembaca Radar Indonesia di tanah air" (Redaksi)
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Merangkai Bintik Pelangi: Puisi untuk Mak di Tanah Air Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com