Latest News
Thursday, April 14, 2016

Bila Ada Yang Ingin Menggoyang Posisinya, Irman Gusman Siap Melawan

Irman Gusman, Ketua DPD RI.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Irman Gusman siap melakukan perlawanan secara hukum jika dilengserkan dari jabatan ketua DPD RI oleh sejumlah anggotanya. Apalagi, tuntutan mundur itu bertentangan dengan konstitusi.
 
Penegasan ini disampaikan Irman Gusman didampingi Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).
Menurut Irman, keinginan untuk melengserkannya dari kursi Pimpinan DPD RI itu bertentangan dengan Tatib dan UUD MD3 (MPR,DPR,DPD dan DPRD) sendiri, yang sejak dilantik oleh MA harus dijabat selama 5 tahun, dan bukannya 2,5 tahun.

"Pansus setelah bekerja selama 9 bulan pada tahun 2015 selain 4 tugas (legislasi, pembagian mitra kerja, penganggaran dan pengawasan), juga menghasilkan 2 opsi; A dan B. Tapi, setelah dipelajari opsi itu berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan," tegasnya lagi.

Dijelaskan bahwa rapat paripurna DPD memutuskan opsi B yang berisi DIM (daftar inventarisasi masalah) Tatib, dan itu belum diteken oleh pimpinan DPD RI karena berpotensi melanggar UU.

Karena itu kata Irman, pihaknya menyampaikan itu kepada Badan Kehormatan (BK) DPD RI untuk melakukan penyempurnaan-penyempurnaan atas Tatib yang bermasalah tersebut.

Sebab dari kajian pakar hukum tata negara pun lanjut senator dari Sumatera Barat ini, Tatib itu bertentangan dengan UU dan atau bermasalah (non executable), juga bertentangan dengan sumpah jabatan yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) pada 2 Oktober 2014 berdasarkan pasal 22 ayat (1) UU No.48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman yang menyatakan.

"MA dapat memberikan keterangan, pertimbangan dan nasihat masalah hukum kepada lembaga negara dan lembaga pemerintahan. Permohonan itu juga sejalan dengan masukan anggota DPD RI pada paripurna DPD RI pada 15 Januari 2016 tersebut," ujarnya.

Tapi, BK DPD RI tetap meminta pimpinan DPD RI meneken Tatib sesuai dengan keputusan sidang paripurna, dan membentuk Pansus Tatib untuk merumuskan ketentuan peralihan mengenai masa berlaku jabatan pimpinan alat kelengkapan DPD RI, sebagaimana diputuskan dalam paripurna 15 Januari 2015 tersebut.

Pimpinan DPD RI pun, kata Irman menghormati hasil kerja Pansus Tatib tersebut, dan menegaskan jika Tatib itu berlaku setelah selesainya pengkajian dan penyempurnaan yang dilakukan Pansus sendiri. Dan, untuk mengisi kekosongan hukum, berdasarkan UU No.17 tahun 2014 tentang MD3 dan Peraturan DPD RI No.1 tahun 2014 tentang Tatib.

"Jadi, hasil Pansus Tatib itu bisa berlaku untuk tahun 2019," jelasnya seraya melihat kasus ini sebagai proses untuk kedewasaan DPD RI dan merupakan dinamika yang baik untuk melakukan konsolidasi setelah 12 tahun bekerja. (Makruf/bb)
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Bila Ada Yang Ingin Menggoyang Posisinya, Irman Gusman Siap Melawan Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com