Latest News
Sunday, August 21, 2016

Karena Kurang Pengawasan, Drainase Rusak Baru Dua Bulan Dibangun

Salah satu Drainase di Beltim baru dua bulan sudah rusak.[Danny/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, BELTIM -  Rusak parah drainase primer yang baru dibangun oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kab. Beltim dengan menguras APBD 2016 senilai hampir RP. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) menjadi tanda tanya besar. Kondisi drainase yang baru selesai dua bulan dibangun itu kini sudah retak-retak bahkan mengalami rusak parah. Semakin parahnya kerusakan drainase tersebut terjadi ketika debit aliran jembatan surut.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. JAYA PERKASA tersebut diduga kurang pengawasan. Ketika dikonfirmasi jumat (19/08) oleh beberapa wartawan Beltim, Direktur CV JAYA PERKASA Atun (Santoso) mengatakan itu kesalahan dari Dinas PU / Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air. 
 
Atun menganggap hal biasa proyek di Beltim rusak di masa pemeliharaan atau di bawah satu tahun. Menurut Atun banyak proyek yang rusak, bukan hanya proyek ini. Atun ngotot menyalahkan pihak Dinas yang salah membuat rancangan Drainase tersebut. Tanggul yang direncanakan pihak Dinas membuat Drainase roboh. Namun Atun menyampaikan proyek tersebut tetap  diperbaiki.
 
"Ini kan masih dalam jaminan pemeliharaan, jadi tetap diperbaiki ." tambah Atun, Sabtu (20/08) di kediamannya Kelapa Kampit.

Saat dikonfirmasi ke Dinas terkait sebelumnya, mereka membenarkan proyek tersebut dilaksanakan oleh Susanto (Direktur CV. JAYA PERKASA) yang tinggal di Kelapa Kampit. 

Usep, Ketua LSM KORAK sangat menyayang pekerjaan ini. "Mudah-mudahan nantinya lebih ada pengawasan oleh dinas terhadap pelaksana kegiatan pemerintah yang asal-asalan. Kalau seperti ini gimana nanti jadinya Beltim." Imbuh Usep.[Danny]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Karena Kurang Pengawasan, Drainase Rusak Baru Dua Bulan Dibangun Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com