Latest News
Friday, January 13, 2017

Hearing Di DPRD Kotabaru Sempat Tegang

Suasana hearing DPRD Kotabaru yang hampir ricuh.[Ahy/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,   KOTABARU - Para mantan Pejabat struktural (Asisten Pemerintahan, Kadis, Sekwan dan Kepala Badan) hari ini menyambangi Gedung DPRD Kab. Kotabaru. Kedatangan 13 orang Pejabat Fungsional ini meminta hearing ( dengar pendapat) kepada para wakil rakyat perihal penonjoban mereka  oleh Bupati Sayed Jafar baru ini.

Hearing yang dihadiri Ketua DPRD Kotabaru Hj. Alfisah beserta anggota dan perwakilan Polres semula sempat diskors beberapa menit.

 ''Hearing ini kita skors dulu sekitar 20 menit menunggu perwakilan pemerintah '' kata Ketua DPRD Hj. Alfisah membuka hearing, Kamis ( 12/1).

Sekira dua puluh menit menunggu perwakilan pemerintah, akhirnya rapat dilanjutkan meski hanya diwakili Plt. Badan Kepegawai Daerah Zainal  Arifin.

Mantan Kepala Dishubkominfo Sugiannor selaku Jubir  mengatakan akan melawan, ia dan rekan rekan merasa dizolimi dan akan menyelesaikan permasalahan tersebut melalui tiga cara yaitu aspek politis, seperti yang mereka lakukan ini mengadukan ke Dewan, kedua secara yuridis dengan gugatan hukum, ketiga secara psikoligis menyangkut hajat hidup orang banyak. Mereka sepakat untuk melawan karena ini menyangkut harga diri bukan hanya soal jabatan. terang sugian

''Kami menilai permasalahan yang  kami alami ini sebagai bentuk pelecehan terhadap perundang undangan dan pelecehan terhadap harkat dan martabat kami." Ujar Sugian dengan nada tinggi di hadapan Anggota Dewan

Betapa tidak, proses ini diambil dengan cara cara yang kotor,melanggar hukum. Disamping itu juga Sugian  mempertanyakan alasan mereka di nonjobkan, padahal  justru banyak prestasi yang diraih para pejabat tersebut.

Ia meminta kepada Dewan agar permasalahan ini secepatnya diselesaikan secara politis karena dikhawatirkan nantinya akan timbul gesekan gesekan di masyarakat karena upaya ini mengganggu jalannya birokrasi di Kotabaru.

''Kami juga mempertanyakan Bupati mengangkat beberapa Plt. yang jelas jelas dalam PP. Permenpan di KUHAP harus dikukuhkan." Tegas Sugian kembali.

Hearing ini pun sempat alot dan menegangkan saat  Pelaksan Tugas Badan Kepegawai Daerah (BKD) Kotabaru Zainal Arifin  membeberkan alasan pe-nonjob-an mereka kepada Pimpinan DPRD bahwa pe-nonjob-an mereka sudah sesuai prosedur.

Sugiannor merasa tidak terima dengan alasan yang diberikan Zainal Arifin, berkali kali Sugiannor terlihat emosi dan melontarkan kata kata pedas ke Zainal

''Saya gak perlu jawaban dari saudara Zainal Arifin. Dia tidak ngerti tentang ini karena bukan ahlinya." Tegas Sugian dengan nada tinggi.

Ia pun sempat beranjak dari tempat duduknya dan berniat mendekati Zainal Arifin karena kesal dengan jawaban yang berbeli belit. Untung saja segera diatasi dan tidak terjadi pemukulan.

Ketua DPRD pun sempat memberi teguran kepada Sugian dan rekan untuk tidak melontarkan kata kata tidak pantas dalam forum resmi ini. Alfisah juga meminta kepada pihak Polres Kotabaru terutama Saber Pungli untuk menjadi perhatian apabila ada temuan yang dinilai berbau pungli segera ditindaklanjuti.

Setelah panjang lebar mendengar keluhan dari terlapor dan penjelasan pihak pemerintah, DPRD memtuskan untuk mengawal permasalahan ini dan meminta berkonsultasi dengan KASN, BKN, dan Mendagri supaya segera ada titik temu. ( arh)
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Hearing Di DPRD Kotabaru Sempat Tegang Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com