Latest News
Saturday, July 1, 2017

Mudik Ramah Disabilitas Tempuh Arus Balik

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data BPS 2012 tercatat bahwa ada sejumlah 616.385 orang disabilitas pengguna kursi roda di seluruh Indonesia, dengan perbagai latarbelakang menjadi penyebab diantaranya paraplegia, polio dantuna ganda. Meski UU No 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas telah menyampaikan pentingnya memenuhi hak para pengguna kursi roda ini seperti personal asisstan.

Namun sejauh ini dirasa masih belum dapat dilaksanakan sepenuhnya, bahkan dalam MRAD kali ini panitia pendaftaran mudik tidak bisa memberangkatkan 40 disabilitas pengguna kursi roda.

Maka itulah, MRAD 2017 pada Jumat pagi jam 10.30 dari Balai BesarRehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Soeharso Solo kembali memberangkatkan pemudik Disabilitas dengan menempuh arus balik tujuan Jakarta dan sekitarnya.

Zulfikar, Pimpinan Area Bank Syariah Mandiri Solo yang ikut melepas pemudik menyampaikan rasa syukur Alhamdulillah pada hari itu dapat berkesempatan  memberangkatkan kembali mudik disabilitas."Bagi yang mengikuti Mudik Berkah, diantara Kemensos dan Bank Syariah Mandiri. Semoga perjalananpeserta mudik ke Jakarta berjalan lancar dan selamat. Amin," ujarnya.

Perlu diketahuii, sebagai tambahan  informasi, dalam Mudik berkah merupakan tahun ke 7 dilaksanakan BSM, namun yang kedua untuk program Mudik Ramad Disabilitas (MRAD).

"InsyaAllah program ini terus kami jalin kerjasama dengan Kemensos, agar semakin banyak yang bisa menikmati kemudahan, terutama teman-teman kita penyandang disabilitas," tukas  Pimpinan Area Bank Syariah Mandiri Solo itu menyampaikan.

"Semoga juga pelayanan yang diberikan ini dari waktu kewaktu terus dapat kami tingkatkan, banyak yang bisa menikmati kemudahan,"paparnya.

"Niat kami ini sesuai dengan amanat UU Nomor8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Bermaksud ingin memberikan perhatian lebih pada penyandang disabilitas," jelasnya memaparkan kembali.

Selanjutnya, kemukanya bila ada penyelenggaraan yang masih kurang, memohon koreksi serta diberikan masukan agar tahun depan dilaksanakan baik lagi.

Acara berlangsung dihadiri Pimpinan Area BSM Solo, Zulfikar, Kepala Bagian Tata Usaha BBR SBD Prof. Soeharso Solo Ibu Vita Kuswarini, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Bapak Hermeneide Leindert dan Tim Reaksi Cepat Kemensos Bapak Suhartoyo.

Program MRAD terlaksana berkat kerjasama berbagaiorganisasi mulai dari Persatuan Penyandang DisabilitasIndonesia, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, GerakanKebangsaan Indonesia, Satuan Tugas Perlindungan
Anak, Kementerian Sosial, Bank Syariah Mandiri, Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (Sejuk), Jakarta Barrier Free Tourism, GP Ansor, dan Dokter Bhinneka Tunggal Ika.

Ridwan Sumantri salah satu paraplegia pengguna kursi rodayang juga merupakan panitia pelaksana MRAD 2017 menyampaikan, kecelakaan atau musibah menjadi penyumbang terbesar pengguna kursi roda, saya merasakan begitu pahit menerima kenyataan ini.

Untuk itu saya menyarankan bagi para pemudik memperhatikan benar benar aspek keselamatan terutama saat berkendara, motor jangan kebut-kebutan.

Sementara, Ibu Vita Kuswarini Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Soeharso Surakarta mengemukakan selaiin itu semoga di Solo pula ada kendaraan Mobil Akses seperti ini, yang tentunya sangat bermanfaat.

"Kami dengar juga dari Direktur Disabilitas Kemensos bahwa adakomitmen BSM mengadakan Mobil Akses Penyandang Disabilitas, tentunya kita sambut puji syukur, semoga dapat terwujud dan terlaksana," urainya.

"Sehingga tahun depan bisa menambah lagi pemudik Disabilitas yang bisa menggunakan Mobil Akses," ungkapnya.

Sejauh ini BBRSBD memiliki 150 anak dari seluruh pelosok nusantara, dimana selama ini belajar dan telah berlatih selama 1 tahun. "Untuk itulah, semoga dengan adanya Mudik Disabiiltas anak anak termotivasi, terdorong untuk terus belajar dan adik adik disinibisa menimba bekal semaksimal mungkin, sebelum kembali ke rumah," jelasnya.

Sebagai tambahan, bahwasanya BBRSBD Prof. Soeharso Solo turut rutin melatih habilitasi anak-anak disabilitas.

"Dibekali agar mampu dan dimampukan, menjadi bekal kalau sudah kembali ke masyarakat luas. Semoga adik adik sukses," tutupnya.[Nicholas]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Mudik Ramah Disabilitas Tempuh Arus Balik Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com