Latest News
Friday, July 13, 2018

Isti Shofiah, S.Pd: Peran Ulama Mewujudkan Kebangkitan Islam

Isti Shofiah, S.Pd
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mewariskan Ilmu. Warisan yang sangat mulia di sisi Allah Swt. Begitu istimewanya para ulama dengan keilmuannya. Ulama juga berfungsi sebagai perantara antara Allah dengan hamba-hambanya, dengan rahmat dan pertolongan-Nya. 

Allah Swt juga menjadikan para ulama sebagai pewaris perbendaharaan ilmu (Islam), sehingga Ilmu (Islam) terus terpelihara kemurniannya sebagaimana awalnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ

“Ulama adalah pewaris para nabi.” (HR At-Tirmidzi dari Abu Ad-Darda radhiallahu ‘anhu) 

Sebagaimana hadits di atas, bahwa ulamalah yang menggantikan posisi Rasulullah Saw dalam membina umat. Ulama dengan posisinya sebagai pioner dalam mencerdaskan umat dan menegakkan kebenaran. Sedangkan, saat ini banyak ditemui ulama su’ yakni ulama yang justru menegakkan kebathilan. Innalillah

Ulama bukan hanya menerima warisan dari para nabi dalam aspek ibadah saja, tetapi juga dalam seluruh dimensi kehidupan, termasuk bidang politik. Rasulullah telah memberikan teladan yang baik dalam segala hal, termasuk tatacara berpolitik. Tidak ada yang mengingkari terhadap kepiawaian Rasulullah dalam berpolitik.

Ulama sebagai pewaris nabi, tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan politik. Roda politik kehidupan sangat ditentukan oleh peran para ulama. Sebagaimana para khulafaur rasyidin dan khalifah-khalifah selanjutnya juga tidak terlepas dari pengawasan ketat para ulama agar tak melanggar hukum syara’. Dari Anas bin Malik bahwa Rasul Saw bersabda:

“Permisalan para ulama di bumi seperti bintang-bintang di langit, digunakan sebagai petunjuk dalam kegelapan daratan dan lautan. Jika bintang-bintang itu hilang, dikhawatirkan orang-orang yang mencari petunjuk menjadi sesat.” (HR. Ahmad)

Di sinilah urgensi peran ulama dan para da’i untuk mewujudkan Islam rahmatan lil alamin dengan manhaj Rasulullah Saw. Tentu, Islam rahmatan lil alamin takkan diperoleh ketika ulamanya berpaling dari hukum-hukum Allah dan enggan mengikuti apa yang telah Rasul SAW contohkan, sebagaimana ulama su’ yang saat ini bermunculan.

Ulama warasatul anbiya’ juga berperan penting dalam membangkitkan kesadaran politik. Keinginan umat untuk bangkit dari keterpurukan telah mulai nampak, terlihat sejak aksi 212 lalu, umat bersatu menuntut keadilan. Maka kesadaran umat untuk bangkit ini butuh peran para ulama untuk mengarahkan umat pada kebangkitan hakiki, yaitu perjuang penegakan syariat Allah. Sehingga, umat tidak terperosok dalam jebakan demokrasi yang dapat memudharatkan umat dalam memahami Islam.

Dengan terselenggaranya Multaqo Ulama dan Dai ke V di jakarta pada pekan lalu, tentu besar harapan umat akan persatuan umat Islam yang diawali dari persatuan para ulamanya. Semoga pertolongan Allah Swt akan segera datang dengan persatuan para ulama dan kaum muslimin. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin.[]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Isti Shofiah, S.Pd: Peran Ulama Mewujudkan Kebangkitan Islam Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com