Latest News
Saturday, December 29, 2018

Asosiasi Bela Hak Cipta Lahir Sebagai Payung Hukum Seniman Musik Indonesia

Para pencipta lagu, Ade Putra, Papa T Bob, John Dayat,  Gito Daglog,   Rachmat As  saat menandatangi Surat Kuasa di hadapan notaris.[Alex/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Seorang musisi dan pencipta lagu senior, Gito Daglog merasakan kegelisahan yang sangat ketika hak ciptanya dilanggar oleh para producer. Dari pengalaman yang dialami oleh diri dan sahabatnya itulah lahir perasaan senasib hingga muncul gagasan ini.

Kemudian Gito mengajak para sahabat seperti papa T.Bob, Youngky RM, Ryan Kyoto, John Dayat dan lain-lain membentuk wadah yang dinamakan Asosiasi Bela Hak Cipta.

Pada tanggal 6 Desember 2018, di hadapan notaris, Gito Daglog Cs telah membentuk kepengurusan Asosiasi Bela Hak Cipta dengan Gito Daglog, Eddy R Hermanto, S.H, M.H, Papa T. Bob dan Youngky RM sebagai Dewan Pendiri Asosiasi Bela Hak Cipta (ABHC). Sementara Dr. Eddy R Hermanto, S.H, M.H dan Dr. Azmi Syahputra, S.H, M.H di Direktorat Advokasi Dan Hukum. Adapun Papa T. Bob menduduki posisi sebagai Dewan Pengurus, Dewan Pelaksana Gajian, Ketua Umum dibantu oleh Iis Sugianto sebagai wakil.

Sekjen Ryan Kyoto, Ketua 1 Gito Daglog, Ketua 2 Hermes Sihombing, Ketua 3 Ade Putra, Ketua 4 Yuke Ns,  Bendahara umum Richard Kyoto, Bendahara 1 Timur Priono, Bendahara 2 Youngky RM,

Dengan lahirnya Asosiasi Bela Hak Cipta (ABHC) ini Gito berharap dapat menjadi payung hukum, melindungi dan dapat mensejahterakan para seniman musik Indonesia ke depan.

"Semoga ini ke depan menjadi payung hukum bagi para seniman musik di Indonesia dan dapat memberi kesejahteraan kepada mereka." Imbuh Gito mengakhiri obrolan santai bersama radarindonesianews.com, Jumat (29/12/2018).[]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Asosiasi Bela Hak Cipta Lahir Sebagai Payung Hukum Seniman Musik Indonesia Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com