Latest News
Friday, December 28, 2018

Sumiati: Alampun Tak Tinggal Diam

Sumiati
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Akhir-akhir ini negri kita terus berduka, bencana demi bencana datang silih berganti, masih melekat diingatan kita jeritan tangis para korban bencana, namun beberapa hari lalu tepatnya tanggal 22 Desember 2018 bencana kembali menyapa, bukan satu dua atau tiga korban, namun ratusan  meninggal, ratusan terluka, dan ratusan pula hilang. Sebuah hadits Qudsi menyatakan;

ما من يوم إلا والبحر يستأذن ربه أن يغرق بني آدم، والملائكة تستأذنه أن تعاجله وتهلكه، والرب تعالى يقول: دعوا عبدي فأنا أعلم به (وذكره ابن القيم أيضاً من روايته في مدارج السالكين ج ١/٤٣٢-٤٣٣)

Tak sehari pun, kecuali laut meminta izin kepada Rabb-nya untuk menenggelamkan manusia. Malaikat pun meminta izin kepada-Nya untuk menyegerakan dan membinasakannya. 

Tapi, Allah berfirman, "Biarkanlah hamba-Ku, karena Aku Maha Tahu tentangnya" (Disebutkan Ibn al-Qayyim dalam Madarij Salikin, Juz I/432-433)

Jikalau manusia, para ulama, ustad dan ustadzh tidak lagi didengar nasihatnya, mungkin ini jawaban dari Allaah SWT sang pemilik alam jagat raya ini.
Sebagaimana firman Allaah SWT:

ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ ﴿٤١﴾

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). "

(Q.S.30:41)

Begitulah jika peringatan manusia di abaikan, maka alam memperlihatkan ketaatannya pada PemilikNya yaitu Allaah SWT. Begitupun dengan firman Allaah SWT:

وَإِذَآ أَرَدْنَآ أَن نُّهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا۟ فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا ٱلْقَوْلُ فَدَمَّرْنَٰهَا تَدْمِيرًا ﴿١٦﴾

"Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang yang hidup mewah di negeri itu (agar menaati Allah), tetapi bila mereka melakukan kedurhakaan di dalam (negeri) itu, maka sepantasnya berlakulah terhadapnya perkataan (hukuman Kami), kemudian Kami binasakan sama sekali (negeri itu)."(Q.S.17:16).

Sudah semestinya umat tersadarkan dari tidur panjangnya, sehingga bencana tidak lagi tiba. Solusi permasalahan umat hanyalah islam. Kembali pada islam dan meninggalkan segala pembangkangan pada Allaah SWT. Bersegera kembali kepada Allaah SWT:

۞ وَسَارِعُوٓا۟ إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا ٱلسَّمَٰوَٰتُ وَٱلْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ ﴿١٣٣﴾

"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa," (Q.S.3:133).[]

Penulis adalah Praktisi Pendidikan dan Member AMK  (Akademi Menulis Kreatif )
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Sumiati: Alampun Tak Tinggal Diam Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com