Latest News
Thursday, February 28, 2019

Kamila Amiludin: Bersama Sistem Islam Indonesia Maju Dan Sejahtera

Kamila Amiludin
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Negara dikatakan sebagai negara yang maju apabila kita melihat adanya kesejahteraan masyarakat disana, infrastruktur berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua masyarakat tidak hanya kalangan atas, hasil pertanian masyarakat semakin diminati, berkurangnya pengangguran, diberlakukannya hukum yang sesuai terhadap para pelaku tindak kriminal. 

Erick Thohir selaku TKN Jokowi-Ma’ruf mengatakan “Indonesia maju bukan hanya slogan. Indonesia maju adalah wujud optimisme. Sebuah transformasi dari harapan besar bangsa Indonesia,” (24/02/2018).[rmol.co]

Namun apakah masyarakat bisa mempercayai begitu saja apa yang disampaikannya setelah melihat kepemimpinan Jokowi selama ini?  Masyarakat butuh bukti nyata bukan hanya sebuah omongan besar. 

“Oleh karena itu kita optimis maju dan menang,” Ujar Ma’ruf Amin menambahkan dalam sebuah wawancara di Kompas.com

Nyatanya realita yang diberikan sampai saat ini berbuah nihil. Rakyat yang dibuat menderita tidak juga terbantu dengan BPJS. Rakyat juga pernah diberi harapan, bahwa perekonomian negeri ini akan meroket. Faktanya, pertumbuhan ekonomi pada tahun ini lebih rendah dari angka pertumbuhan yang ditargetkan pada APBN 2018 sebesar 5,4 persen.

Insfrastruktur yang dibangun hanya demi kepuasan kaum kapitalis bukan untuk rakyat, sehingga didaerah terpencil masih ada anak-anak yang sekolah berjuang melewati jalan yang kurang layak bahkan penuh resiko mengantarkan nyawa mereka.merevisi data-data dari kasus kebakaran hutan. Apa ini yang disebut Indonesia maju? 

Inilah realitas yang sesungguhnya bahwa Indonesia hari ini dalam kondisi multikritis akibat berkhidmat pada sekulerisme dan demokrasi yang merupakan sistem warisan penjajah. 

Lain halnya jika Islam yang menjadi asas suatu negara bagi sistem saat ini, karena dengan menerapkan sistem Islam yaitu khilafah maka akan menghapuskan seluruh perkara yang menjadi beban rakyatnya. Yang benar-benar diutamakan ialah kesejahteraan dan kemaslahatan rakyat secara menyeluruh, rakyat Indonesia. 

Di dunia ini ada 3 Ideologi yang dianut,  yaitu sosialisme-komunis, kapitalisme,  dan Islam. Di antara ketiga ideologi tersebut hanya ideologi Islamlah yang bersumber langsung dari Mahapencipta, lengkap dengan perintah dan larangan, halal dan haramnya yang semua sudah baku di dalam Alquran tidak dapat diubah sesuka hati. Semua itu karena yang membuat aturan adalah Allah Swt yang menguasai bumi beserta seluruh isinya.

Terkait urusan pemerintahan, ideologi Islam inipun mengaturnya dengan mewajibkan penegakan Khilafah Islam, sebagai penerap hukum-hukum Allah. Umat diurus dan diatur oleh Khalifah dengan bersandarkan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya berikut ayat nya :

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي اْلأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” (QS. Al-Baqarah: 30)

Khilafah Islam di masa yang lalu telah berdiri selama 13 abad lamanya dan mampu menguasai dua pertiga dunia dengan sejarah emas dan kejayaannya, dimulai dari Daulah Islamiyah di bawah kepemimpinan Rasulullah lalu dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin, kekhilafahan Bani Ummayah, kekhilafahan Bani Abbasiyyah dan terakhir kekhilafahan Turki Utsmani. 

Kekhilafahan Turki Utsmani ini runtuh pada tanggal 3 Maret 1924 (28 Rajab 1342 H) akibat konspirasi jahat yang dikomandoi oleh Mustafa Kemal Ataturk, seorang antek Inggris keturunan Yahudi. Maka sejak saat itulah semua yang bernapas Islami dibumihanguskan, kaum muslim tidak memiliki power, kehormatannya dilecehkan, umat dipecah menjadi 50 negara, sehingga menjadi lemah serta tak mampu menghadapi rongrongan negara kafir penjajah yang telah  meluluhlantakan negara muslim yang tidak setuju dengan kebijakan  kepemimpinan kafir tersebut.

Indonesia hanya akan maju dan bangkit dengan kembali pada jatidirinya sebagai umat Islam dan menerapkan hukum-hukum Islam. Ideologi Islamlah modal besar kita untuk mensejahterakan umat. Bukan dengan mempertahankan sistem rusak yang jadi alat pemilik modal besar.[]

Penulis adalah seorang guru di Yogyakarta
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Kamila Amiludin: Bersama Sistem Islam Indonesia Maju Dan Sejahtera Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com