Latest News
Sunday, February 10, 2019

Kartiara Rizkina Murni: Yang Bayar Gaji Kamu Siapa?

Kartiara Rizkina Murni
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Beredar sebuah pernyataan dari menteri komunikasi dan informasi (Menkominfo) Rudiantara yang menyindir salah satu aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di kementeriaannya terkait pilihan design sticker logo pemilu.

Kejadian bermula saat menkominfo, Rudiantar terlibat dialog dengan seorang pegawainya soal pemilihan desain stiker pemilu di atas panggung, dalam acara kominfo Next di Hall Basket Senayan, Januari lalu. Tampaknya sang pegawai tidak mengerti isi pertanyaan dari menkominfo. Sang pegawai memilih desain nomor dua dan mengatakan yakin dengan visi dan misi nomor urut dua. Jawaban yang di berikan sang pegawai membuat Rudiantara terkejut. Saat sang ibu turun dari panggung, Rudiantara memanggil dan bertanya kembali padanya.

“Bu, yang bayar gaji ibu siapa sekarang? pemerintah atau siapa? Bukan yang keyakinan ibu? Yaa udah, terimakasih” ucapnya

Sontak atas pernyataan Rudiantara tersebut membuat riuh sejagat indonesia. Baik media televisi, media cetak sampai media sosial memperbincangkan pernyaataan Rudiantara tersebut. sehingga pihak menkominfopun memberikan klarifikasi atas pernyataan itu. Mereka menyatakan bahwa pernyataan itu lebih berkaitan dengan posisi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang di gaji oleh negara seharusnya bersikap netral dan tak mengaitkan segala hal dengan pilpres 2019. Maka jawaban dari pegawai yang memilih nomor urut dua merupakan bentuk ketidaknetralan.

Akan tetapi, persoalan pernyataan yang gaji kamu siapa sesungguhnya merupakan gambaran pemikiran seseorang saat ini. Cara pikir sekuler yang materialis akan memandang segala sesuatu dengan materi (uang). Dan cara pikir ini tampaknya sudah sangat melekat pada pejabat negara bahkan umat islam sekalipun. Cara pikir inilah yang menghalangi umat untuk tunduk pada syariat Allah, sehingga menjerumuskan umat pada kehancuran dan jauh dari keberkahan. Sebab ketika materi (uang) menjadi cara pandang, maka segala cara akan di lakukan untuk mendapatkannya.

Harus kita pahami bahwasannya rezeki itu datangnya dari Allah Swt, perkara dari perusahaan mana, bosnya siapa, di pemerintah, atau pengusaha merupakan perantara untuk kita menggapai rezeki itu. Bukankah Allah sudah mengatakannya dalam Al-Quran,

وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“…… dan tidak satu pun makhluk bergerak di bumi melainkan dijamin Allah rezekinya”. (QS.Hud: 6)

Jaminan rezeki dari Allah SWT pada mahkluk-Nya adalah jaminan yang pasti lagi benar untuk menunjukkan betapa Maha Kaya Allah yang memiliki segala sifat kebesaran-Nya. Firman Allah Swt

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

“Dan kepunyaan Allah kepemilikan segala yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan”.(QS.Ali Imran:109)

Dalam ayat lain,

وَاللَّهُ يَقْبِضُ وَيَبْسُطُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

“Allah-lah yang menyempit dan yang meluaskan (pemberian rezeki) dan kepada kamu dikembalikan”.(QS. Al-Baqarah:245)

Maka tidak perlu lagi menjadi persoalan siapakah orang yang menggaji kita. Apakah presiden atau pemerintah, karena rezeki datangnya dari Allah. Jangan jadikan dalih bahwa ia telah menggaji kita kemudian kita memilihnya menjadi pemimpin walaupun kepemimpinannya menyalahi syariat Islam. perlu adanya penyadaraan cara berpikir bagi umat islam untuk kembali pada pemahaman Islam. menjadikan islam sebagai landasan hidupnya dalam berbagai aspek. 

Untuk mewujudkannya perlu adanya penerapan aturan islam secara kaffah, yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah. Dengan ini maka sudah pasti pola pikir yang terbentuk pada umat adalah pola pikir Islam dan melahirkan tindakan yang sesuai Islam tentunya.[]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Kartiara Rizkina Murni: Yang Bayar Gaji Kamu Siapa? Rating: 5 Reviewed By: radarindonesia news