Latest News
Thursday, March 21, 2019

Alin Aldini: Ayo Sudahi Saja Soal Terorisme Dan Radikalisme

Alin Aldini
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Satu pekan sudah, tak cukup menyembunyikan kesedihan dunia, khususnya kaum muslim di New Zealand. Banyak korban berjatuhan yang awalnya hanya diberitakan 'penembakan brutal' oleh media. 

Tapi sungguh, ini bukan hanya pembunuhan saja, ada aksi kebencian terhadap kaum muslim, pembunuhan ini sudah direncanakan begitu matang, terlebih oleh sang penembak asal Australia itu, yang sengaja merekam secara live bahkan disebarkan, apa maksud dari perbuatannya itu semata ego yang ingin memepertahankan keberadaanya sebagai warga asli sekitaran New Zealand dan Australia, sungguh nista perbuatannya, karena bukan hanya kekhawatiran yang timbul tapi nyawa melayang dengan tanpa bersalah.

Dalam live streaming itu, pelaku menyebut namanya sebagai Brenton Tarrant. Nama itu mengarah pada seorang pria kulit putih berusia 28 tahun kelahiran Australia. Nama yang sama mengarahkan pada akun Facebook bernama 'brenton.tarrant.9.' dan akun Twitter bernama @brentontarrant, yang memposting foto senapan dan perlengkapan militer yang ditulisi nama-nama juga pesan terkait nasionalisme kulit putih. Senapan yang sama sempat terlihat dalam siaran live streaming pelaku penembakan masjid di Christchurch. Akun Facebook tersebut juga mengarahkan pada postingan sebuah manifesto setebal 87 halaman yang dipenuhi pandangan anti-imigran dan anti-muslim. (detik.com, 15/03/19)

Dalam ulasan lain, disebutkan bahwa senator Australia mendapat kecaman PM New Zealand, petisi, sampai telur karena salahkan pertumbuhan muslim di negara tersebut sebagai penyebab penembakan Masjid di Christchurch. Miris, kecaman-kecaman yang diutarakan banyak hanya dari netizen, bagaiman dengan pemerintah negeri muslim. 

Sudah cukup label 'teroris' dan 'radikal' yang sering disematkan pada muslim yang dikatakan terlalu fanatik terhadap agamanya, yang mereka lakukan hanya ingin taat pada Allah, dan malah ketika menjadi korban ganas dari aksi ini, mereka masih sempat disalahkan. Umat memang butuh pelindung, bukan hanya sekadar para penguasa negeri, tapi penguasa yang mau menerapkan syariat secara utuh, agar 'terorisme-radikalisme' betul-betul bertaubat, bukanhanya dihukum mati menurut pandangan manusia, tapi juga menurut hukum Allah.[]

Penulis adalah mahasiswi Universitas Terbuka, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Sastra Inggris, semester 6
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Alin Aldini: Ayo Sudahi Saja Soal Terorisme Dan Radikalisme Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com