Latest News
Wednesday, March 20, 2019

Jartika: Mengapa Harus Phobia Dengan Khilafah?

Jartika
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy menuding bahwa kelompok yang menginginkan khilafah dan mengubah Pancasila saat ini berkumpul semuadi kubu paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. (Eramuslim.com)

“Bagi HTI tidak ada pilihan lain kecuali mendukung Paslon 02. Sebab jika Jokowi terpilih lagi HTI sudah pasti tidak bisa lagi berkembang di Indonesia karena memang sudah dilarang,” kata Romahurmuziy saat bertemu dengan pengurus PCNU Sukabumi, Jawa Barat Selasa (5/3) malam, sebagaimana keterangan tertulis yang dikirim ke media.

Di sini nampak sekali ketakutan yang sangat luar biasa oleh rezim sekuler akan potensi kebangkitan khilafah di muka bumi ini. Jadi apapun yang menjadi sinyal bagi kebangkitan khilafah semua akan diberantas sekeras mungkin supaya hal itu tidak menjadi kenyataan, walau terkadang dugaan atau tudingan itu sangatlah hoax dan tidak memahami visi misi dakwah khilafah.

Ketakutan yang semakin membumbu mereka rasakan tidak terlepas dari usaha untuk menghancurkan dan memonsterisasi akan kebangkitan khilafah. Sebenarnya mereka juga membawa ke ranah politik. Kenapa?  Karna yang mereka tuding bukan hanya kejelekan terhadap dakwah khilafah tapi juga arena menjatuhkan lawan. Satu sisi kita memotret bahwa ini adalah realita sistem demokrasi yang menjadikan isu-isu apapun agar dirinya dapat di pandang oleh kaca mata masyarkat sebagai pemimpin yang bijak dan yang pantas dipilih. 

Memang disini bukan permasalahan siapa yang pantas dipilih, atau menyebut " tidak ada pilihan lain karna dengan kemenangannya lah dakwah khilafah bisa diluaskan kembali" ini adalah tudingan yang tidak masuk ke visi misi dakwah khilafah karna dilarang atau tidaknya untuk berdakwah bukanlah suatu masalah karna sejatinya dakwah karna Allah bukan karna manusia. Bahkan pernyataan ini bertentangan sekali dengan ide dakwah khilafah karna akar dari opini kapitalis sekarang, segala kehancuran dan kerusakan yang terjadi bukan lah karna siapa yang memimpin tapi sistem apa yang diterapkan pemimpin. Otomatis semua terjawab bahwa selama pemimpin menerapkan sistem kufur pastinya juga akan melahirkan kekufuran juga. Jadi permasalahan ini bukan kubu satu atau dua tapi memilih islam untuk diterapkan bukan demokrasi. 

Lagi lagi khilafah? Karna khilafahlah solusi yang bisa membenahi ketimpangan sekarang dan khilafah juga solusi multikrisis akibat hegemoni sistem sekuler. Namun perjalanan tidak akan semulus kulit pisang karna dakwah khilafah akan dihadapkan dengan perjuangan yang luar biasa. Tapi apapun yang terjadi perlu di ingat bahwa opini khilafah harus setiap waktu digencarka dimana khilafah bagian dan ajaran islam walaupun dengan tantangan yang hebat. Wallahu'alam.[]

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Malikussaleh
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan : Ekonomi Islam, Semester enam


  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Jartika: Mengapa Harus Phobia Dengan Khilafah? Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com