Latest News
Monday, March 25, 2019

Sitti Nuril Yanti, S.St: Peran Perempuan Mengembalikan Kepemimpinan Islam

Sitti Nuril Yanti, S.St

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Saudah binti Zama'ah, perempuan anggun nan mulia nasabnya, memiliki akal yang sangat cerdas, beliau menghafal dan menyampaikan sunah-sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hadis-hadisnya diriwayatkan oleh para imam yang terkemuka seperti Ahmad, Bukhari, Abu Dawud dan Nasai.

Selain itu ada Ummul Mukminin lainnya yakni Ummu Salamah. Al Hifizh Ibnu Hajar dalam Kitab Al-Ishabah berkata" Ummu Salamah disifati dengan kecantikan yang menawan, pikiran dewasa dan pendapat yang tepat. Saran darinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Hudaibiyyah menunjukan akal cerdasnya dan ketetapan pendapatnya".

Begitu mulianya perempuan di zaman Rasulullah, menkontribusikan dirinya untuk Islam. Namun hari ini bahwasanya peran perempuan mulai terkikis dengan perannya yang jauh dari fitrahnya. Kesibukan mencari kehidupan diluar dengan berkarir sesuai keinginannya, maka merosotkan peran perempuan dalam mengurus rumah tangga dan anak yang sesungguhnya menjadi tugas utamanya.

Perempuan telah terkontaminasi oleh virus feminisme yang menyebar ke seluruh 'tubuh', dimana menjadikannya 'budak' kapitalis, objek eksploitasi demi sebongkah emas  kebahagian nan semu. Peran ibu sudah terganti dengan pengasuh anak, padahal yang dibutuhkan anaknya sentuhan lembut didikan ibunya,  karna ibu adalah madharasah pertama bagi anak.

Islam tidak melarang perempuan untuk bekerja diranah publik, tetapi memberikan rambu-rambu ketika apa yang dikerjakan melanggar syariat Islam maka haram baginya untuk bekerjanya. 

Peran perempuan dalam Islam sangat penting dimana ia dimuliakan yakni perempuan dapat menuntut Ilmu, dengan Ilmu yang dia dapatkan, bisa berbagi dan bermanfaat untuk sesamanya. Kemudian kewajiban yang lainya sebagai ummu rabiatul bait ( penguru dan pengatur rumah tangga) tugas yang mulia bila dilakukan ikhlas karna Allah, maka bayarannya langsung dari Allah yakni JannahNya.

Peran perempuan lainnya yang tak kalah penting yakni berdakwah menyampaikan risallah Islam, muslimah harus memahami bahwa dakwah adalah kewajiban yang harus dilakukan dengan begitu Islam dapat tersebar luas ke pelosok negeri, serta bergabung dalam jamaah yang mempunyai visi misi yang besar demi kebangkitan Islam.

Dari rahimnya jualah kelak akan lahir generasi Al Fatih pemimpin yang akan melanjutkan ekstafet perjuangan Syariat Islam dalam bingkai Daulah Khilafah.[]

Penulis adalah mahasiswi Pasca Sarjana Hukum Kesehatan
Universitas Katolik Soejipranata, Semarang

  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Sitti Nuril Yanti, S.St: Peran Perempuan Mengembalikan Kepemimpinan Islam Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com