Latest News
Saturday, March 23, 2019

Sri Ratna Puri: Bumi Cendrawasih Bersedih

Sri Ratna Puri
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Seakan masih belum mau pergi. Bencana terus terjadi di negeri ini. Setelah tsunami, gempa, longsor, kini banjir bandang di bumi Cendrawasih, Papua.

Lebih dari delapan puluh orang dilaporkan meninggal, lebih dari delapan puluh orang belum ditemukan, dan lebih dari sembilan ratus orang diberitakan mengungsi menyelamatkan diri. (TvOne, kabar pagi)

Selain faktor susunan tanah dan faktor alam di musim penghujan, disinyalir faktor ulah manusia yang menjadi penyebab utama. (voaindonesia.com, 19/3/2019)

Seiring dengan gencarnya pemerintah melakukan program pembangunan infrastruktur di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Papua. Pembukakaan lahan baru, diperparah dengan pembalakan kayu hutan yang terus menerus dilakukan, akhirnya menyebabkan rusaknya keseimbangan alam dan  banjir bandang datang.

Bumi Cendrawasih kini bersedih, hutan sebagai rumahnya semakin rusak dan menyusut saja. Perlu tindakan nyata untuk bisa menyelamatkannya. Kembalikan hutan seperti sediakala.

Hutan dalam Islam adalah hak milik rakyat. Artinya, pemanfaatan dan hasilnya harus dikembalikan kepada rakyat. Tentu saja dalam hal infrastruktur sekalipun.

Negara wajib hadir sebagai penjaga dan pengelolanya. Dan kewajiban ini harus sejalan dengan keseimbangan alam. Sehingga bumi Cendrawasih, bisa kembali mempercantik diri. Wallahu'alam.[]

Penulis adalah Penggiat Masyarakat dan Anggota Komunitas Revowriter dan WCWH. Bogor 
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Sri Ratna Puri: Bumi Cendrawasih Bersedih Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com