Latest News
Monday, April 15, 2019

Rapida: Benarkah Khilafah Mengancam NKRI?

Rapida
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Belakangan ini berhembus sebuah kata yang tak asing lagi di telinga,yang menjadi perbincangan baik dunia nyata maupun maya.Bahkan,acapkali menjadi polemik di dunia terutama di Indonesia. Khilafah adalah kata yang sering dibicarakan,bahkan dipertentangkan dan ditolak oleh sebagian orang terutama yang memiliki kepentingan.mereka menganggap khilafah ada masalah.

"Khilafah tidak laku diIndonesia,karena Khilafah dapat memecah belah NKRI, Ideologi yang paling bagus adalah yang diterapkan sekarang".(https://www.viva.co.id/berita/nasional/1135260-ma-ruf-amin-ideologi-khilafah-tidak-laku-di-indonesia)

Banyak statement yang diarahkan kan pada khilafah seperti diatas,pun ada yang mengatakan Indonesia beraneka ragam agama jadi tidak mungkin diterapkan sistem Islam (khilafah),karena ada unsur ketidakadilan di sana.

Khilafah mengancam NKRI
Sematan ini tak henti-hentinya dilontarkan,1001 alasan mereka sodorkan agar khilafah ditolak di Indonesia.dan mempengaruhi masyarakat yang awan dengan istilah ini, seolah-olah khilafah adalah sistem yang keras dan akan berdarah-darah seperti Suriah.berbagai macam uslub mereka buat untuk memonsterisasi khilafah.Sebenarnya apa penyebab mereka berpendapat seperti ini:

1.kemerosotan berpikir umat Islam
Sejak khilafah runtuh tahun 1924,umat Islam selalu terpapar oleh radiasi dari paham komunis dan kapitalis.keseharian selalu di hidangkan dengan pemikiran mereka, sehingga umat terbius,dan melupakan ajaran agama Meraka sendiri.Sampai sekarang lebih kurang 95 tahun dunia tanpa khilafah,sedang rata-rata umur manusia hidup sekitar 60-63  tahun,dapat disimpulkan bahwa,sejak lahir umat telah terpapar dan diajarkan dengan paham mereka,sehingga ajaran itu mendarah daging dan menjadi kiblat umat sekarang.  

Apalagi Indonesia sudah lama dijajah oleh asing mulai dari Belanda selama 350 tahun,Jepang 3,5 tahun,Portugis dan bangsa Eropa lainnya ditambah setelah kemerdekaan Indonesia.lebih kurang 4 abad Indonesia dijauhkan dari Islam dan memang Kaum barat memasukkan Ide mereka ditengah-tengah umat Islam, sehingga umat Islam phobia terhadap agamanya sendiri ataupun tidak paham akan agama sendiri.Jadi, wajar bila Umat rendah taraf berpikir nya karena telah terkontaminasi ajaran lain (kapitalisme).

2.Adanya pendistorsian sejarah
Umat Islam dikaburkan oleh sejarahnya sendiri,sejarah kegemilangan Islam dulu yang mampu menguasai 2/3 dunia selama kurun waktu 13 abad.dan berbagai kegemilangan lainnya dalam segala lini kehidupan.kini, semua di distorsi,diputar balikkan seolah-olah Islam adalah agama yang keras dan kejam.Buku-buku yang menjadi konsumsi sehari-hari telah direvisi dan disisipi oleh pandangan kapitalis.mulai dari bangku sekolah dasar hingga perguruan tinggi tak lepas dari sasaran mereka.

3.Adanya kepentingan
Karena kurang nya pemahaman terhadap Islam ditambah pengaburan sejarah, banyak sekali umat Islam yang rela menjual aqidahnya demi materi atau kepentingan semata,bahkan seorang pemimpin atau ulama pun terwarnai dan terperosok kejalan yang salah ini,disatu waktu berkata lain,dan diwaktu lainnya malah sebaliknya.artinya ia menjilat air ludahnya sendiri.untuk sebuah kepentingan baik berupa materi ataupun kekuasaan.

Sudah jelas bahwa ada konspirasi dibalik penolakan khilafah ini,padahal mereka tahu dan paham dalil namun berdalih demi asas kepentingan semata.

Khilafah sebagai Pemersatu
Bila ditelik dalam sejarah,maka berbagai bantahan mampu kita tangkis terhadap freming negatif tentang khilafah.seperti karena beragamnya agama di Indonesia maka tidak mungkin diterapkan Khilafah,padahal pada masa Rasulullah dulu atau kekhalifahan dulu,sama seperti sekarang ada beberapa agama bukan hanya Islam saja,namun mereka hidup harmoni tanpa ada perbedaan tau pilih kasih.juga dalam masalah lainnya,Islam benar-benar adil dalam mengaturnya.Hingga Islam Rahmatan Lil 'alamin  benar-benar terasa ditengah-tengah Masyarakat pada saat itu.

Jadi,sejarah telah membuktikan bahwa dengan diterapkannya Islam kaffah,maka tidak akan mengancam individu, masyarakat apalagi negara.Justru dengan adanya khilafah akan mempersatukan dan memperkuat negara.Tidak ada yang tidak mungkin untuk tegaknya Khilafah,jika Allah berkehendak.Islam akan menyelesaikan seluruh masalah.maka solusi dari semua problematika dan mempersatukan negara adalah dengan diterapkannya Islam secara kaffah dibawah naungan khilafah.wallahu a'lam.[]

Penulis adalah mahasiswi Universitas Islam negeri Imam Bonjol Padang, Jurusan Tafsir Hadist
Fakultas Ushuluddin dan studi agama
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Rapida: Benarkah Khilafah Mengancam NKRI? Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com