Latest News
Tuesday, May 28, 2019

Rina Tresna Sari,S.Pdi: Hiduplah Seperti Jengkol Yang Banyak Manfaat

ulyadays
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Siapa sih yang gak tau jenis sayuran yang satu ini? Buahnya berupa polong berbentuk gepeng dan berbelit. Warna buah  lembayung tua. Setelah tua, bentuk polong buahnya menjadi cembung dan di tempat yang mengandung biji ukurannya membesar. Tiap polong dapat berisi 5-7 biji Jengkol. Bijinya berkulit ari tipis dan berwarna cokelat mengilap,dan yang merupakan ciri khas sayuran ini adalah apabila dimakan akan menimbulkan bau  yang kurang sedap. Yap itulah Jengkol atau Jering (dalam nama ilmiah disebut Archidendron pauciflorum) memang bau tapi banyak yang suka. Bahkan biji jengkol atau jering menjadi salah satu menu favorit oleh sebagian masyarakat tidak hanya di Indonesia namun juga di Malaysia, Thailand, dan Filipina meskipun buah dari pohon yang juga bernama jengkol atau jering ini menghasilkan bau yang tidak sedap.

Di beberapa daerah di Indonesia dikenal sebagai Jengkol (Jawa, Betawi), kicaang, Jengkol (Sunda), Blandingan (Bali), Jering, Jiring (Melayu), Jaring (Banjar), Jaawi (Lampung), atau Lubi (Sulawesi).

Tanaman ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai Dogfruit atau Ngapi Nut. Sedangkan dalam bahasa latin (nama ilmiah) tanaman ini dinamai Archidendron pauciflorum yang mempunyai sinonim Archidendron jiringa, Pithecellobium jiringa, dan Pithecellobium lobatum.

Buah yang satu ini memang banyak disukai,terutama oleh ibu rumah tangga dan menjadi menu fovorite dalam jamuan makan bersama bersama nasi liwet dan sambal terasi atau kita juga bisa mengolah jengkol menjadi aneka hidangan di ntaranya mulai dimakan segar sebagai lalapan, diolah semur jengkol, hingga dijadikan keripik atau emping Jengkol. Karenanya meskipun menimbulkan bau yang tidak sedap tetapi nyatanya banyak yang suka dan tergila-gila pada Jengkol. 

Kali ini bukan hanya melulu tentang rasa istimewa jengkol namun tahukah anda bahwa kita dapat memetik pelajaran berharga dari sayuran berbau kurang sedap ini, mengapa tidak? Walaupun keberadaan jengkol ini sebagai satu-satu nya sayuran yang berbau kurang sedap tapi di balik kekurangan nya itu terkandung manfaat yang luar biasa.

Beberapa penelitian terhadap sayuran ini menyimpulkan bahwa jengkol mengandung banyak manfaat diantaranya:

1. Sumber protein
Seperti yang Anda tahu bahwa tubuh membutuhkan asupan protein yang cukup. Umumnya, Anda mendapatkan asupan protein tersebut dari daging, tahu, tempe, susu, dan makanan lainnya. Tahukah Anda bahwa jengkol bisa menjadi sumber protein? Kandungan protein pada jengkol juga dipercaya melebihi kandungan protein dalam kacang hijau. Akan tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah jangan mengonsumsi jengkol terlalu banyak dan konsumsilah dalam jumlah yang wajar. Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, Teman Hehat!

2. Mencegah penyakit mag
Memiliki kebiasaan menunda makan atau telat makan akan menyebabkan penyakit mag. Jika Anda memiliki mag, maka akan berdampak pada lambung dan tentu saja akan sangat berbahaya. Manfaat makan jengkol secara rutin ternyata bisa mencegah penyakit mag. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang makan jengkol cenderung terlindungi dan terhindar dari gangguan pencernaan, seperti mag. Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membenci jengkol lagi!

3. Menangkal radikal bebas
Jika tubuh kekurangan antioksidan, maka racun atau radikal bebas akan mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit. Sebaiknya, mulai sekarang Anda rutin mengonsumsi jengkol. Hal ini dikarenakan jengkol mengandung banyak antioksidan yakni polifenol, terpenoid, dan alkaloid yang mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh yang bisa menyebabkan penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolik lainnya.

4. Pembentukan jaringan tubuh
Kandungan protein tinggi dalam jengkol dapat membantu pembentukan jaringan di dalam tubuh. Kandungan protein jengkol jauh lebih banyak bila dibandingkan dengan kandungan protein pada kacang hijau dan keledai.

5. Mencegah anemia
Jengkol juga kaya zat besi di mana zat besi merupakan peran yang sangat penting untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel darah merah dalam tubuh. Anda tentu tahu bahwa ketika tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah akan berkurang. Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Efek kurangnya suplai oksigen dan nutrisi ke sel akan menurunkan fungsi atau kinerja sel. Tidak heran jika seseorang memiliki kekurangan zat besi, dia akan terlihat lemah, mudah lelah, dan putus asa. Nah, bagi Anda para wanita, ketika sedang menstruasi, mengonsumsi jengkol sangat disarankan agar tubuh Anda tidak kekurangan zat besi karena jumlah darah menstruasi keluar dari tubuh.
6. Mencegah tulang rapuh dan memperkuat tulang dan gigi.

Selain zat besi dan protein, kandungan zat lain dalam jengkol adalah kalsium dan fosfor. Dua zat ini adalah zat yang dibutuhkan oleh tulang. Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang rapuh (osteoporosis). Jadi sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup bisa membuat tulang di tubuh Anda menjadi lebih kuat.

7. Mengatasi penyakit jantung koroner
Jengkol adalah makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urine menjadi halus). Pembuangan urine yang halus sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

8. Merampingkan perut
Jengkol juga bisa membantu merampingkan perut buncit. Kandungan serat yang tinggi dapat melancarkann BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing. Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah karena buang air besar tidak lancar dan tidak teratur.

9. Mencegah diabetes
Hebatnya, jengkol dapat mencegah timbulnya diabetes. Jengkol memiliki zat yang tidak ditemukan pada bahan makanan lainnya. Zat itu disebut asam Jengkolat. Asam jengkolat ini membentuk kristal yang tidak larut oleh air. Karena sifat diuretik jengkol ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang mengalami gangguan ginjal. Dikhawatirkan ginjal tidak akan bisa menyaring buah jengkol asam jengkolat. Akibatnya ginjal tidak mampu menyaring asam jengkolat yang sulit berhentinya buang air kecil.

10. Mengatasi penyempitan pembuluh darah
Penderita penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir menuju jantung menjadi lancar. Kandungan mineral dalam jengkol itu dapat melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali. Nah, agar khasiat jengkol menjadi optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu matang.

11. Mengatasi sembelit pada ibu hamil
Wanita hamil sering mengalami konstipasi. Kandungan serat dalam jengkol dapat mengatasi masalah konstipasi. Dengan kata lain, serat dalam jengkol membantu pencernaan dan buang air besar. Tapi tetap tidak terlalu banyak mengonsumsi jengkol ya. Makan jengkol sesuai dengan jumlah yang disarankan.

12. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin masih dalam kandungan
Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan. Tumbuhnya tulang dan gigi bisa berjalan maksimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi dalam jengkol.

13. Menstabilkan organ vital di dalam tubuh
Organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil ketika tubuh memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6. Situasinya berbeda jika tubuh kekurangan asam folat dan vitamin B6. Tidak heran jika ibu hamil juga disarankan mengonsumsi makanan yang kaya asam folat untuk perkembangan janin. Salah satu contoh makanan yang kaya asam folat adalah jengkol. Namun perlu diingat bahwa konsumsi jengkol dalam jumlah sedang. Jangan terlalu berlebihan karena konsumsi berlebihan jengkol akan kurang baik efeknya pada ginjal.

14. Cegah cacat pada bayi
Kandungan asam folat dalam jengkol juga dapat mencegah cacat bawaan pada bayi.

15. Mengontrol kadar gula darah
Khasiat jengkol lainnya adalah dapat mengontrol kadar gula darah sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jengkol mengandung gula yang ‘ramah’ bagi penderita diabetes. Gula dalam jengkol adalah gula yang paling mudah diurai sehingga aman bagi penderita diabetes.

Berbeda dengan gula pada makanan lain seperti makanan yang mengandung karbohidrat. Gula yang mudah terurai di jengkol kemudian akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Akibatnya, stamina tubuh akan meningkat. Proses penguraian gula sempurna tidak akan menyebabkan timbunan gula darah di dalam tubuh.

16.Menjadi obat manjur bagi kanker
Seperti yang diungkapkan Institute of Health Sciences, 819 Sweden Riset Biosains. L.L.C. Cause Street, ternyata Jengkol merupakan buah ajaib untuk membunuh sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari Kemoterapi. Berdasarkan penelitian pula, jengkol bisa menjadi obat mujarab yang terbukti melawan semua jenis kanker.

Sumber informasi menarik ini berasal dari salah satu produsen obat terbesar di dunia yang mengatakan bahwa, setelah lebih dari 20 tes laboratorium yang dilakukan sejak tahun 1970, terungkap bahwa: Jengkol bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon, payudara, prostat, paru-paru danp pankreas.

Senyawa buah ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi, biasanya digunakan di dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker. Yang lebih mencengangkan lagi : jenis terapi dengan ekstrak Jengkol hanya menghancurkan sel-sel kanker ganas dan tidak mempengaruhi sel-sel sehat.

Itulah jengkol walaupun memiliki bau tak sedap apabila di makan,namun khasiat yang luar biasa mampu menutupi kekurangan nya bahkan dapat berguna bagi orang banyak dalam meringankan penderitaan akibat penyakit yang diderita.

Begitupun dengan hidup kita, di balik segala kekurangan diri, carilah potensi yang mampu bermanfaat bagi orang lain, jangan fokus menyesali kekurangan diri tapi konsentrasilah pada kelebihan diri sehingga dengan kelebihan yang kita miliki mampu berguna untuk banyak orang. 

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”
Hadits ini menunjukan bahwa Rasullullah menganjurkan umat islam selalau berbuat baik terhadap manusia dan mahluk lain. Hal ini menjadi indikator bagaimana menjadi mukmin yang sebenarnya. Eksistensi manusia kemanfataannya pada yang lain. Adakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya menjadi parasit buat yang lainnya. Karena itu mari memberikan sebesar -besarnya manfaat .

Setiap perbuatan maka akan kembali kepada orang yang berbuat. Seperti kita Memberikan manfaat kepada orang lain, maka manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri dan juga sebaliknya. Allah Swt berfirman:

“Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7)[]
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Rina Tresna Sari,S.Pdi: Hiduplah Seperti Jengkol Yang Banyak Manfaat Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com