Latest News
Tuesday, June 11, 2019

Yuyun Suminah: Sudah Mudik Saatnya Arus Balik

Yuyun Suminah
RADARINDONESIANEWS. COM,  JAKARTA - Fonomena mudik lebaran tidak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia, sudah menjadi sebuah tradisi pulang ke kampung halaman ketika lebaran tiba.

Momen ini dimanfaatkan oleh seseorang yang hidup merantau jauh dari keluarga. Selain itu juga libur yang panjang menjadi alasan tuk pulang karena bisa menikmati berkumpul bersama lebih lama.

Ada arus mudik ada arus balik semua aktivitas tersebut erat kaitannya dengan jalan yang digunakan. Jalan menjadi hal yang terpenting karena jalan sarana penghubung antara daerah satu dengan lainnya. Agar pemudik merasakan kenyamanan tidak macet maka dibuatlah jalan tol.

Jalan tol adalah jalan bebas hambatan artinya jalan yang lancar tidak macet.

Cuman untuk merasakan jalan bebas hambatan ini harus ditebus dengan harga tak murah alias tidak gratis. Bayar. Yang seharusnya fasilitas jalan menjadi hak rakyat tuk menikmatinya. Tidak berpungut supaya masyarakat kecil bisa menikmati jalan tanpa hambatan tersebut. Jadi tak hanya yang berduit saja yang bisa merasakannya.

Seperti yang dikatakan oleh pengamat transportasi Djoko Setijowarno

"Lagipula jalan tol ini kan bukan wajib dilewati juga ya, nggak mau bayar ya lewat jalan non tol bisa. Kalau lewat jalan tol kan bisa nyaman nggak ada hambatan kaya motor, atau yang lain," kata Djoko.

Djoko juga membuat perbandingan pengalamannya lewat tol dari Jakarta ke Semarang. Dengan dana yang dia keluarkan menurutnya, nilai plus yang didapatkan setimpal.

"Kayak saya lewat tol dari Jakarta mau ke Semarang paling nggak Rp 300ribu-an ya, itu udah dapat fasilitas jalannya tanpa hambatan, waktu tempuh cuma 5-6 jam, nah kalau jalur non tol bisa 10 jam lebih, lihat efe kan," ungkap Djoko.

"Jadi harga itu setimpal dengan nilai lebih yang kita dapatkan," tegasnya. (Detik.com 7/6/2019)

Ketika yang berbicara yang berduit maka wajar berpendapat seperti itu. Coba saja tanyakan kepada masyarakat kecil apakah sama?

Ketika jalan tol tidak berbayar akan memperlancar arus mudik maupun arus balik karena tidak ngantri di gerbang tolnya.

Sudah menjadi kewajiban pemerintah memberikan fasilitas jalan yang memadai selain tol gratis kondisi jalan pun mulus.

Kondisi jalan bagus bukan hanya di jalan tol saja tapi dijalan non-tol juga. Karena semuanya merupakan kewajiban negara.

Jangan sampai jalan rusak mengakibatkan kecelakaan apalagi sampai ada korban meninggal gara-gara menghindari lubang atau jalan yang rusak.

Dalam Islam fasilitas umum seperti jalan menjadi tanggungjawab negara dari mulai pembangunannya, pembiyaannya dan perawatannya. Baik itu jalan tol maupun non-tol.

Pada masa kepemimpinan Umar Bin Khatab ada seekor keledai yang terperosok karena jalan rusak. Hanya karena seekor hewan saja jalan tersebut menjadi perhatiannya untuk diperbaiki. Karena setiap makhluk yang hidup dibawah kepemimpinannya menjadi tanggungjawabnya baik hewan apalagi manusia. Dan akan dimintai pertanggungjawaban kelak di Akhirat.

Maka tidak akan ada lagi kemacetan dan kecelakaan yang diakibatkan oleh rusaknya jalan ketika semua aturan dikembalikan lagi dengan sistem Islam. Wallahu alam.[]

  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Yuyun Suminah: Sudah Mudik Saatnya Arus Balik Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com