Latest News
Thursday, July 4, 2019

Yuyun Suminah, Am.D: Membangun Mutu Pendidikan Madrasah, Kok Ngutang?

Yuyun Suminah, Am.D
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) telah mengusulkan program peningkatan kualitas madrasah melalui skema pembiayaan Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) Bank Dunia.

Bank Dunia kemudian sepakat untuk memberikan pinjaman senilai Rp 3,7 triliun. Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin, mengatakan anggaran yang besar tersebut akan memberi dampak manfaat yang besar.

"Manfaat itu bahkan menyasar hingga 50.000 madrasah. Kita ingin membangun sistem," kata Kamaruddin, dikutip dari laman resmi Kemenag, Selasa (25/6).

Ia mengatakan, dana sebesar Rp 1,6 triliun di antaranya akan digunakan untuk bantuan block grant bagi madrasah dan kelompok kerja (KKG, MGMP, KKM, dan Pokjawas). Dikatakannya, block grant ditujukan untuk memenuhi kebutuhan peningkatan mutu madrasah berdasarkan need assessment, seperti pengembangan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, pengadaan sarana prasarana penunjang pembelajaran, pengadaan peralatan laboratorium, pengadaan buku dan sumber belajar, dan lainnya. (Republika.co.id 25/06/19).

Memperbaiki kualitas pendidikan madrasah kenapa mesti menggunakan dana pinjaman kenapa tidak menggunakan APBN bukankah dari situ juga sudah mencukupi. Apakah pemerintah juga telah memikirkan bagaimana cara mengembalikan pinjaman tersebut andai menggunakan dana tersebut. Karena pendidikan bukanlah bisnis yang bisa mendatangkan profit. Jangan sampai alih-alih ingin memperbaiki mutu pendidikan madrasah tapi malah membebani biaya kepada para orangtua siswa.

Pendidikan Dalam Islam

Pendidikan adalah hak bagi setiap warga negara maka negara berkewajiban memberikan fasilitas yang memadai mulai dari kualitas pengajarnya, kesejahteraan guru, fasilitas sekola dll.

Semua diatur dan dikelola oleh negara. Dana untuk membiayai keperluan tersebut juga dibiayai oleh negara, negara akan mencukupkannya tidak ada istilah mengunakan dana utang yang natobennya pinjem ke Bank dan berbunga tentu itu sudah melanggar syariat Islam.

Maka dalam sistem Islam ketika ingin memperbaiki mutu pendidikan tidak menerima uluran pinjaman dari asing karena itu akan membuka peluang intervensi arah pendidikan Islam.Wallahu'alam.[]

*Guru DTA, Diniyah Takmiliyah Awaliyah
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Yuyun Suminah, Am.D: Membangun Mutu Pendidikan Madrasah, Kok Ngutang? Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com