by

Antisifasi Kesalahan, KPU Sekadau Sosialisasikan Tata Pemungutan Suara

Drs.Adrianto Gondo Kesumo menyampaikan sambutan mewakili Pj.Bupati Kabupaten Sekadau Antisifasi Kesalahan,KPU sosialisasikan tata pemungutan,perhitungan dan Rekap suara.[Yahya/radarindonesianews.com]

RADAR INDONESIA NEWS.COM,SEKADAU-Guna
mengantisifasi kesalahan dan berbagai permasalahan pada saat
dilaksanakan pemungutan suara 9 Desember 2015.Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Kabupaten Sekadau,mengadakan sosialisasi Pemungutan.Perhitungan
dan Rekapitulasi Perhitungan suara.Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Sekadau tahun 2015.


hadir dalam kegiatan.Ketua.KPU.Gusti.Mahmud Buang
SE.Komisioner KPU.Marcelinus Daniar.Saban.SE.Nur Ihwani SE.Panwas
Kab.Sekadau.M.Oktavianus S.Pd.dan Panwaslihcam.Drs.Niko Bohot.Asisten I
Pemkab Sekadau.Drs.Adrianto Gondo Kesumo.Waka Polres.Kompol Catur
Prasetyo S.Ik dan para Kapolsek.Perwakilan Kodim 1204 Sanggau-Sekadau
dan Para Danramil.camat.Ketua PPK dan PPS.perwakilan tim masing-masing
pasangan calon.


Ketua KPU Sekadau Gusti Mahmud Buang SE menjelaskan,Bimtek
diberikan guna memperjelas proses dan tata cara Pemungutan.Perhitungan
dan Rekapitulasi Perhitungan suara.Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati
Sekadau tahun 2015.


“Kita harapkan nantinya seletalah mengetahui peraturan dan
proses pemungutan,perhitungan dan Rekapitulasi perhitungan suara dapat
dipahami oleh seluruh peserta Bimtek baik penyelengara Pemilu maupun
muspika dan aparat keamanan saat dilaksanakan proses pemungutan suara
dan rekapitulasi,” ungkap Buang.


Selain itu, dengan adanya bintek ini juga diharapkan dapat
meminimalisir potensi kesalahan dalam proses pemungutan,perhitungan dan
rekapitulasi perolehan suara pada hari pemilihan.


Sementara itu, Pj.Bupati Sekadau yang diwakili,Aisten I
Pemkab Sekadau, Drs.Adrianto Gondo Kesumo dalam smbutanya menegaskan
bahqa dalam Pemilu,Pemerintah daerah hanya sebagai penyelengara dalam
Pemilukada.


“Siapapun yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat,” ujar Adrianto.


Adrianto mengingatkan agar   tim paslon berkampanye dengan
memberikan pendidikan Politik yang baik dan menciptakan suasana kondusif
sehingga situasi kondusif selama Pemilukada di Kabupaten Sekadau tetap
terjaga dengan baik.


“Kepada para peserta sosialisasi agar mengikuti kegiatan
ini secara seksama dan dapat mempertanyakan secara detail mengenai
pemungutan.perhitungan dan rekapitulasi dengan seksama sehingga pada
saat hari pemugutan suara sudah mengerti proses seharusnya,” papar
Adrianto.


Khusus kepada  tim suskses paslon Adrianto meminta
agar,setelah sosialosasi ini dapat menosialisasikan  kepada tim
masing-masing suapaya petugas atau saksi pasangan calon mengetahui
tugas-tugasnya di TPS.


Ditempat yang sama,Ketua Panwaslu Sekadau,M.Oktavianus Pd
mengatakan yang perlu diperhatikan dan menjadi tirik rawan setiap pemilu
adalah PHPU (Perhitungan Suara) yang mana pada tahapan ini biasanya tim
paslon mencari kelemahan petugas TPS dan Panwas.


“Tahapan ini sering juga terjadi berbagai pelanggaran,yang
dapat dilihat dari pengalaman sebelumnya.pelanggaran yang terjadi berupa
pelanggaran administrasi (pengelembungan suara),” kata Okta.

Dikatakan ia,(Okta) tahapan ini berkaitan dengan tahapan
DPT.Distribusi Logistik dan Tahapan Kampanye.perlu pengawasan
partisifasip semua pihak baik panitia pelaksana.pengawas.tokoh
masyarakat.aparat.media masa.

“Waktu rawan juga pada waktu malam hari pemilihan seperti adanya serangan pajar dan intimidasi,” ucapnya. [Ya]

Comment

Rekomendasi untuk Anda