by

Ini Kata Pieter Ell Soal Penembakan Yang Terjadi Di Papua

Peter Ell.[Lounitha/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, PAPUA – Kasus penembakan Pesawat Twin Otter milik Trigana yang membawa rombongan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (28/12/2015) sekitar pukul 10.15 WIT yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal berbersenjata di Sinak, ibukota Kabupaten Puncak, dan  penyerangan di Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (27/12/2015) malam, yang menyebabkan tiga polisi tewas, menggelitik pengacara asal Papua, Pieter Ell angat bicara.

Sebagai pengacara yang lahir di tanah Papua, Pieter Ell yang saat inipun sedang merayakan natal dan tahun baru di kampung halamannya beranggapan, bahwa apa yang terjadi di Sinak, kabupaten Puncak, Papua merupakan hal yang sangat memalukan. Pasalnya hal ini terjadi masih dalam suasana natal, dan meski lokasi penembakan bisa dikatakan sangat jauh dari kota, hal ini tetap saja menimbulkan duka bagi masyarakat Papua.

“Turut berduka atas kejadian penembakan pesawat Trigana dan penyerangan Polsek Sinak yang menewaskan tiga orang anggota polisi. Dan patut diduga bahwa pelaku adalah orang yang sudah terlatih dan sudah menguasai medan. Dan menurut saya memang agak aneh karena kejadian ini terjadi masih dalam suasana natal, dan bukan sifat masyarakat Papua yang masih kental dengan dengan nuansa keagamaan,” Ujar Pieter Ell saat di hubungi via telepon, Senin (28/12/2015). (LH)

Comment