by

JJ Rizal Sentil Cara Pikir Ahok: Waras nggak tu…

Ahok.[gofur/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sejarahwan dari Universitas Indonesia (UI), JJ Rizal menilai program “Membangun Jakarta Melalui 5 Tertib” yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mirip dengan Presiden Soeharto membuat penembak misterius (petrus).
 
“Membaca Program 5 Tertib ini sangat
mirip dengan Pak Harto bikin petrus. Ini menciptakan centeng baru untuk
menyelamatkan para centeng terdahulu yang hancur akibat krisis ekonomi
1998 lalu,” kata JJ Rizal, dalam Dialog Akhir Tahun “Membangun Jakarta
Melalui 5 Tertib”, diselenggarakan oleh Kaukus Muda Indonesia (KMI), di
Hotel Maharadja, kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (26/12).

Selain terlihat dari konsep Membangun
Jakarta Melalui 5 Tertib yang tidak ada unsur edukatifnya ujar Rizal,
juga terlihat dari basis pelaksanaannya yang tergabung dalam Pokja
dengan menggunakan komponen utamanya nonsipil.

“Dalam Kelompok Kerja Membangun Jakarta
Melalui 5 Tertib tersebut komponen utamanya adalah TNI, Polri dan kelas
menengah ngehek,” tegas dosen Sejarah UI ini.

Dengan alasan 5 Tertib itu pula lanjut
Rizal, Ahok menguruk pinggiran pantai utara Kota Jakarta guna membuatkan
proyek penampungan bagi pengusaha yang bangrut pada krisis ekonomi 1998
dan kini tampil lagi mengelola pantai utara Kota Jakarta.

“Mereka ini memberi tugas Ahok untuk
memberikan rasa takut kepada warganya agar proyek para centeng ini
sukses dan rasa aman bagi orang-orang Ahok,” ungkap JJ Rizal.

Dulu ujarnya, Jakarta ini banjir kalau musim hujan datang. Sekarang pada musim kemarau pun Jakarta digenangi air.

“Lalu Ahok bikin teori sendiri bahwa
penyebab banjir adalah penyempitan Kali Ciliwung di Kampung Pulo. Kalau
warga Kampung Pulo sudah digusur dan rapi maka Jakarta tak akan banjir.
Sementara ada 44 kecamatan yang rawan banjir di Jakarta tak diurus.
Waras nggak tu, cara pikirnya?” tanya JJ Rizal.(fas/jpnn)

Comment

Rekomendasi Berita