by

Lelaki Gantung Diri di Jembatan Ampera akhirnya telah diketahui identitasnya

RadarIndonesiaNews – Palembang – Seorang pria paruh baya yang nekat melakukan bunuh diri di jembatan Ampera, Warga Palembang yang pada hari minggu pagi di kejutkan oleh sesosok pria yang tewas gantung diri di Jembatan Ampera, Jasad seorang laki – laki yang mengenakan Swetter abu – abunya dan celana birunya itu mendadak sontak menjadi tontonan para warga sekitar yang saat itu telah melakukan aktivitas olahraga di pagi hari.
Temuan jasat yang tergantung di Ampera itu pada hari minggu itu, para warga yang mengetahui hal tersebut tidak ada yang berani untuk mengangkat jasad tersebut, Maka mereka lantas memanggil petugas kepolisian untuk mengevakuasi jasad tersebut.
Pada saat melakukan evakuasi, tim mengalami sedikit kesulitan untuk mengangkat jasad tersebut untuk naik ke atas, mengingat polisi juga khawatir akan tali yang sedang mengikat lehernya itu terputus, yang bisa menyebabkan korban itu terjatuh ke bawah sungai musi.
Sekitar kurang lebih dari 30 menit tim kepolisian mengevakuasi korban dan akhirnya jenazah tersebut bisa di angkat ke atas.
“Tadi di saat saya lewat di Jembatan Ampera saya melihat banyak kerumunan para warga di ruas kanan jalan, Karena saya juga penasaran, saya turun dan teryata ada jasat yang tergantung dengan wajah yang menganga ke atas.” Ujar salah satu warga Palembang.
Saat di konfirmasi ke Pos Polisi Jembatan Ampera, 
salah satu petugas kepolisian yang enggan di sebutkan namanya itu, membenarkan adanya temuan jasad seorang laki – laki yang paruh baya yang tergantung di Jembatan Ampera tersebut, menurut dia jasad tersebut sudah di evakuasi di salah satu Rumah sakit Umum Pusat Muhammad Husein Palembang.
“Semalam Anang keluar rumah tanpa pamit, dan saya tidak tahu kalau keluar niatnya untuk ini (bunuh diri),” kata Yon kerabat korban gantung diri.
Yon terkejut karena saat mendengar kabar bahwa keraabatnya telah tewas tergantung diri di Jembatan Ampera yang menjadi ikon kota Palembang itu, padahal Yon mengenal Anang sebagai seorang berpribadi yang baik.
‘Anang merupakan pribadi yang baik taat dan rajin untuk beribadah,” Tutur Yon.
Yon menduga bahwa kerabatnya nekat untuk bunuh diri karena factor yang kuat adalah usahanya yang di kelolanya bangkrut. Dia juga harus menanggung derita karena telah di tinggalkan Istri mudanya setelah usahanya itu mengalami gulung tikar.
“Dia memang nikah lagi dengan istri mudanya. Akan tetapi, sepertinya karena bisnisnya yang sedang menurun, istri mudanya pergi meninggalkannya. Tapi kita tidak tahu pasti alasannya tersebut apa. Tahu-tahu sudah begini,” kata Yon.
Anang yang merupakan alumnus dari Universitas negeri yang terkenal di Sumatera Selatan ini Anang juga meninggalkan dua orang anak perempuan dan laki-laki. Kedua anaknya kini juga tengah mengenyam pendidikan tempat Anang belajar. (Kelana)

Comment

Rekomendasi Berita