by

3 Cerita Mualaf Rusia Menemukan Kebenaran Islam

Muslimah Rusia
RADARINDONESIANEWS.COMM JAKARTA – Sampai tujuh tahun silam, konsep Tuhan dan agama masih
asing dikalangan masyarakat Rusia. Seiring waktu, makin banyak penduduk
Rusia menemukan kebenaran Islam.
 
“Mereka (yang hijrah ke Islam-red) mendapat perhatian dan publikasi
lebih daripada Muslim yang berpindah ke agama lain,” ujar anggota senior
Pusat Keamanan Regional dan Studi Kaukasia, Nikolay Silaev seperti
dilansir rbth.com, Rabu (27/1)

Hingga saat ini memang
belum ada data pasti jumlah Muslim di Rusia. Sensus terakhir yang
dilakukan pemerintah tidak mencatat agama maupun kepercayaan warga. Cara
menghitung warga Muslim Rusia biasanya dengan kalkulasi menambahkan
anggota kelompok-kelompok etnis yang secara tradisional menganut Islam,
seperti Tatar, Bashkir, dan Chechen.


Berdasarkan perhitungan tersebut, jumlah Muslim di Rusia mencapai 16
hingga 20 juta jiwa, atau 12 hingga 15 persen dari keseluruhan penduduk
Rusia. Belum lagi tambahan dari para mualaf.

Terkait meningkatnya
penganut Islam di Rusia, beberapa wanita penduduk negara yang mayoritas
penduduknya memeluk Kristen Ortodoks menjawab alasan mengapa mereka
hijrah ke Islam.

Ada tiga wanita menceritakan pengalamannya hijrah menjadi Muslim.

Valeria
misalnya, telah lima tahun memeluk Islam. Ia berasal dari keluarga
kristen, keputusannya tersebut mengejutkan keluarganya yang berpendapat
ia akan menjadi salah satu dari para teroris—meledakkan bus, dan
semacamnya.


Namun akhirnya keluarga Valeria menerima keputusan itu, bahkan segera
membela Valeria tiap ada yang menyudutkannya atas keputusan hijrah
tersebut. Saat ini Valeria telah bersuami seorang pria etnis Tatar.

Ulyana,
mualaf lainnya, telah tertarik pada Islam sejak ia masih anak-anak.
Bahkan ketika menempuh pendidikan di universitas, Ulyana memilih
mempelajari Islam dan bahasa arab.

“Saya memiliki banyak teman
Muslim yang bertingkah ‘berbeda’ dari standar masyarakat. Itulah mengapa
saya memutuskan untuk hijrah ke Islam. Orangtua dan teman-teman saya
untungnya mengerti, seolah mereka telah menduga,” ujar Ulyana yang telah
tujuh tahun memeluk Islam.

Elena yang kini bernama Zeinab
memutuskan memeluk Islam setelah berwisata ke Mesir bersama suaminya.
Saking tertariknya melihat kehidupan Muslim di Mesir, Zeinab kala itu
mulai berminat dengan kebudayaan Arab serta memutuskan belajar Alquran.


Di usianya yang ke-40, Zeinab pun mengutarakan keinginannya menjadi seorang Muslim. Keluarganya memahami, kecuali ibunya.

“Seluruhnya
berjalan mulus kecuali dengan ibu saya. Masalahnya ada pada hijab,
tetapi untungnya masalah tersebut terpecahkan,” tutur Zeinab.


“Bahkan saat ini ibu saya membelikan saya makanan halal.”[ROL]

Comment

Rekomendasi Berita