by

4 Nelayan Indonesia Diselamatkan Di Laut Timor

Paul Grigson, Duta Besar Australia untuk Indonesia.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Empat
nelayan Indonesia diselamatkan dari rakit pada 13 Januari, setelah
delapan hari hanyut di perairan Laut Timor. Penyelamatan para nelayan
tersebut dikoordinasikan oleh Otorita Keselamatan
Maritim Australia (AMSA), dengan dukungan dari Angkatan Perbatasan
Australia (ABF), Angkatan Pertahanan Australia dan kapal nelayan
Australia, Rabu (13/11). Hal ini diungkapkan Kedubes Australia melalui rilisnya yang dikirim ke redaksi radarindonesianews.com, Kamis (14/11).

 
Para
nelayan dalam rilis tersebut dikatakan telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat. Para
nelayan akan direpatriasi ke pelabuhan asal mereka, Kupang.
 
Rakit
tersebut awalnya terlihat oleh pesawat Dash 8 ABF pada Selasa malam, 12
Januari. Kemudian AMSA melakukan pengaturan agar pesawat ABF berikutnya
memberikan “perlindungan udara”, tetap berada
di udara sementara permintaan bantuan diajukan ke kapal nelayan
Australia yang berada di dekatnya, AFV Exodus, untuk memberikan
tanggapan dan menuju titik tersebut. 
 
Exodus menyelamatkan empat nelayan
Indonesia pada pagi-pagi buta 13 Januari. Dukungan selanjutnya
lalu diberikan dengan kedatangan kapal Angkatan Laut Australia, HMAS Maitland.
 
Manajer Umum SAR AMSA, John Young, secara khusus mengucapkan terima kasih kepada nakhoda dan awak kapal AFV Exodus.
 
“Awak
kapal AFV Exodus segera menghentikan operasi penangkapan ikan mereka
untuk memberikan dukungan. Sumbangsih para pelaut pada upaya-upaya SAR
seperti ini merupakan yang terbaik dalam tradisi
maritim dan sangat penting dalam membantu AMSA untuk menyelamatkan jiwa
di laut,” tutur Young.
 
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, berujar, “Ini merupakan contoh yang sangat baik operasi Australia sehari-hari serta
kerja sama Pemerintah Australia dan Indonesia. Kerja sama dalam matra maritim antara kedua negara kita semakin meningkat.”
 
“Kami
berterimakasih kepada awak kapal nelayan Australia, Exodus, atas karya
luhur mereka dalam membantu menyelamatkan jiwa para nelayan Indonesia di
laut,” ujar Dubes Grigson.[gf]

Comment

Rekomendasi Berita