by

Ternyata, Ini 6 Alasan Mengapa Anak Dengan Nilai Jelek Biasanya Lebih Sukses

copyright by shutterstock.com

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Jika ingin punya pekerjaan yang bagus dengan jabatan tinggi atau gaji
yang besar, kebanyakan orang pasti akan menuntutmu untuk belajar lebih
keras, jadi orang yang cerdas dan mendapat nilai bagus di sekolah.
Pendapat ini sudah sangat umum di masyarakat. Pendidikan tinggi seakan
menjamin kesuksesan atau pekerjaan yang hal mapan.

Tapi ada satu
hal yang seringkali dilupakan banyak orang, bahwa mereka dengan nilai
jelek atau didominasi angka merah juga bisa sukses seperti banyak orang.
Beberapa orang sukses justru dikenal tidak pernah sekolah tinggi atau
lulus pendidikan tinggi untuk bisa sukses. Mengapa bisa begitu? Ini dia
alasannya.

  • Mereka tahu apa yang mereka inginkan lebih dulu dibanding orang lain

    Anak-anak
    dengan nilai jelek tidak menghabiskan waktu menekuni hal-hal yang tidak
    ia butuhkan. Ia tahu mana yang mungkin membuatnya berkembang, mana yang
    tidak. Jika kamu ingin jadi penerjemah bahasa asing, kamu tak perlu
    repot belajar integral atau rumus-rumus matematika. Inovator sekaligus
    pemilik perusahaan besar Apple, Steve Jobs tak pernah menyelesaikan
    kuliahnya dan jadi orang nomor satu di bidang IT karena ia hanya fokus
    mengembangkan skill yang ia sukai.
  • Mereka mendapat pengalaman langsung di dunia nyata, bukan hanya teori

    Kebanyakan
    anak-anak bernilai jelek biasanya akan bekerja lebih dulu dibanding
    teman-temannya yang pintar. Dari sinilah ia punya lebih banyak
    pengalaman di dunia nyata, bukan hanya membayangkan pengalaman di dalam
    kelas.  Lagipula, banyak tempat kerja yang lebih mengutamakan orang yang
    sudah berpengalaman kan?
  • Mereka membangun hubungan sosial lebih erat

    Ketika
    anak-anak bernilai “A” belajar tekun berlomba-lomba mendapatkan nilai
    terbaik, anak-anak bernilai jelek justru memanfaatkan waktu ngobrol
    dengan banyak orang dan berbagi banyak pengalaman. Ia jadi tahu banyak
    informasi dari teman-temannya dan dari situ lah ia membangun relasi dan
    mengenal banyak orang serta banyak hal.
  • Mereka tahu bagaimana menikmati hidup.

    Anak-anak
    bernilai jelek mungkin dianggap membuang waktu percuma, tapi sebenarnya
    mereka sedang menikmati hidup. Mereka tahu bagaimana bersenang-senang,
    mendapatkan kebahagiaan. Orang yang bahagia akan bekerja lebih efektif,
    lebih kreatif dan aktif.
  • Mereka tahan banting

    Kebanyakan
    orang sukses dan kaya tahu bagaimana menghadapi rintangan dan cobaan.
    tak mudah menyerah adalah kunci yang mereka pegang, untuk meraih
    mimpinya. Dibutuhkan ketahanan dan kekutan mental untuk menghadapi
    segala kemungkinan terburuk. Karena ia sudah terbiasa mendapat
    “penilaian buruk” di kelas, ia sudah tak asing dengan anggapan jelek
    tentang dirinya. Dari situ ia membentuk kepribadian yang kuat.
  • Mereka mengikuti kata hati dan mengejar mimpinya

    Orang
    suskes biasanya mencintai apa yang mereka lakukan. karena mereka suka
    melakukan hal tertentu, mereka menjadikan hal itu sebagai pekerjaan atau
    lahan bisnis mereka. Hal penting yang mereka yakini adalah mereka tak
    akan bisa hidup tanpa mimpi mereka, oleh karena itu mereka meraih apa
    yang mereka yakini hingga berhasil dan mengembangkan hal itu dalam taraf
    semaksimal mungkin.

Bukan
berarti setelah kamu membaca ini kemudian jadi malas sekolah. Karena
hanya orang-orang yang punya kemauan dan keterampilan besar lah yang
bisa sukses. Tanpa usaha dan belajar banyak dari pengalaman, tak akan
ada kesuksesan yang bisa kamu raih. Jadi, tetap banyak belajar dan
jadilah pintar.[VEM]

Comment

Rekomendasi Berita