by

Ada Pihak yang Bermain di Kasus Tanda Tangan Novanto?

Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.[Suroto/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Menjelang Munas, suhu politik Partai
Golkar mulai memanas. Pertama, Ketua DPR Ade Komarudin dilaporkan ke
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas dugaan gratifikasi jet mewah.
Kedua, muncul dugaan pemalsuan tanda tangan Setya Novanto dalam rapat
paripurna DPR.

Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR, Robert Kardinal mengatakan, tidak
mengetahui siapa di balik semua polemik tersebut. Namun, ia mengakui
saat ini memang sedang musim saling menyerang.

“Mana saya tahu siapa main apa dan siapa melakukan apa,” ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 26 Februari 2016.

Robert yakin, Novanto tidak mungkin menggoreskan tanda tangan saat
rapat Pleno DPR lalu. Alasannya, justru akan merugikan dirinya sendiri.
“Tidak mungkin. Mungkin ada yang sengaja, kami tidak tahu namanya
politik,” ujarnya menambahkan.

Anggota Komisi IV DPR itu curiga, ada pihak lain yang bermain-main
dalam pemalsuan tanda tangan Novanto. Sebagai kolega, Robert
mengingatkan agar Novanto tidak terpancing.

“Saya katakan tidak usah peduli, jalan sesuai apa adanya. Ngapain diambil pusing. Kalau ada yang penasaran tentu dia akan telusuri sendiri.”(mus/vv)

Comment

Rekomendasi Berita