by

HWPL Media Forum: The Role of The Media In Peace Building

Abdul Razak Asri (Hukumonline, Furqon Bunyamin Husein dan Tuty Purwaningsih (TVRI).[Dok/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) selenggarakan Forum Media yang tergabung sebagai Publicity Ambassador dengan tema ” The Role of Media In Peace Building.”, Rabu (24/2/2016) di Hotel Santika, Slipi Jakarta Barat.

Hadir dalam forum tersebut utusan dari masing – masing media yang tergabung sebagai Publicity Ambassador di antaranya, Mi’raj Islamic News Agency (MINA), radarindonesianews.com, TVRI, Hukumonline.com, INews TV, KOPRI PMII dan perwakilan pemuda dan mahasiswa.
Sunny yang mewakili HWPL dalam pembukaannya mengatakan bahwa HWPL sebagai organisasi perdamaian dunia bersifat nonprofit. HWPL lanjutnya akan berusaha maksimal agar langkah damai yang ditempuh Man Hee Lee mendapat respon positif dunia untuk menghentikan perang.

Tuty Purwaningsih, Manager of International Broadcast TVRI memberikan paparan “Budaya Damai Untuk Dunia”. Purwaningsih memaparkan bahwa perdamaian akan terwujud jika tidak ada penindasan hak antarsesama, tidak ada KKN, dan tidak saling menyakiti.

“Damai itu harus diciptakan, maka kita harus bisa memulainya dari diri sendiri.” Ujar Purwaningsih.

Sementara itu, Furqon Bunyamin Husein memberikan sedikit kritik dan saran mengenai peran HWPL terkait misi damai yang diperankannya. Pertama, terkait international legal untuk memperkuat posisi HWPL dalam melaksanakan misinya. Kedua, HWPL juga lebih memberi perhatian terhadap konflik yang terjadi antara dua Korea, Korut dan Korsel di mana HWPL berkantor pusat.

Selain itu, Pemimpin Umum radarindonesianews.com itu juga menyoroti aktivitas HWPL yang kerap menonjolkan seremonial. Furqon menyarankan agar HWPL memiliki peran yang lebih kongkrit dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita