by

Jamming On The Ciruas #CIRUASMILIKKAMI!!! Digelar.

Poster Jamming OTC.[Adhi/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,  SERANG –  Menapak Ciruas pernah menjadi barometer musik di wilayah
Serang Timur dengan segala dinamikanya serta semangat kepemudaan lewat
berbagai kegiatan beberapa komunitas kepemudaan lewat kesenian budaya,
olahraga, lingkungan hidup hingga teknologi informasi yang tergabung
dalam Lintas Organisasi Ciruas ( LOC ) sejak tahun 2003 terbentuk dan
vakum sekira tahun 2011 dan kini dianggap telah ” mati suri “.


Seolah, semuanya perlahan meredup sejak kompleks Gedung
Serba Guna eks- Kawedanaan Ciruas ” tergusur ” , tempat dimana kegiatan
masyarakat dan pemuda yang telah menjadi ruang diskusi serta kegiatan
masyarakat beralih fungsi menjadi gedung pemerintah, Puskesmas DTP Rumah
Sakit Type C, dan terminal angkutan kota . Meskipun tak ayal beberapa
kalangan sedari awal telah menyayangkan karena berhadapan dengan Pasar
Ciruas sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang malah membuat
semakin semrawut, macet dan menjadikan masalah sosial yang baru.


Lewat pertemuan kecil beberapa waktu lalu juga share
melalui grup disalah satu Medsos lah para pemuda penggiat musik mencoba
untuk membangkitkan gejolak semangat berkesenian yang telah lama
terhenti dengan menggelar kegiatan silaturahmi serta diskusi lewat musik
bertajuk ” Jamming On The Ciruas #ciruasmilikkami!!! ” yang diadakan di
Taman Kota Ciruas , Sabtu 20 Februari 2016 dimulai pukul 20.00 – 23.00
tadi malam.


Disampaikan oleh Bambang Sunandar yang ditunjuk selaku Project Manager kepada radarindonesianews.com
mengungkapkan, bahwa kegiatan ini pada inti dan tujuan nya adalah
silaturahmi sekaligus menjadi obat kerinduan dalam berkarya dan
berkreativitas.


” Kegiatan ini dibuat bertujuan agar dapat dijadikan
sebagai sarana komunikasi ,silaturahmi kembali masyarakat pemuda Ciruas
agar tetap berkarya dan berkreasi ” Ungkapnya.


Lanjut Bambang , bahwa kegiatan ini terselenggara atas
kerjasama seluruh rekan pemuda dan masyarakat serta tidak adanya unsur
politik atau penunggangan dari pihak manapun.


” Kegiatan ini terselenggara hasil daripada kontribusi
swadaya rekan – rekan dan tidak mengeluarkan budget besar karena hampir
seluruh properti seperti halnya alat musik dan sound systemnya
dikumpulkan dan dipinjamkan dari support rekan – rekan yang hadir, juga
acara ini tidak bersifat mempolitisir maupun adanya penunggangan politis
” Lanjutnya.


Ditambahkan oleh Eeng Endi yang juga selaku pencetus dan
salah satu panitia kegiatan Jamming On The Ciruas mengatakan, dirinya
bersama rekan – rekan yang lain berharap agar kegiatan ini agar tetap
terlaksana dan menjadikan regenerasi berkegiatan pemuda serta membawa
perubahan yang lebih baik.


” Kami berharap kegiatan ini agar dapat dijadikan awal
semangat regenerasi pemuda Ciruas yang memiliki visi positif dan mampu
membawa perubahan perkembangan Ciruas ke arah yang lebih baik, salah
satunya melalui musik sebagai medianya ” Tambahnya.


Acara yang digelar sekira pukul 20.00 hingga pukul 23.00 ,
meskipun terkesan simple dan sederhana. Namun rupanya dinilai menyita
perhatian masyarakat sekitar dan yang kebetulan melintas karena memang
telah sekian lamanya hampir tak pernah ada lagi kegiatan kesenian dan
pertunjukan . Dihadiri pula dari perwakilan tokoh masyarakat, pemuda,
masyarakat, dan dihadiri dari perwakilan Kepolisian Sektor Ciruas yang
juga memberikan sambutan dan himbauan agar dapat terlaksana serta tetap
menjaga Kamtibmas dan perwakilan Muspika Kecamatan Ciruas sebagai bentuk
dukungan.


Selain pertunjukan musik dari beberapa grup band seperti
Formosa, Klikna, Catrik Budiman N Friend, Juga diisi jam session dari
audience yang hadir, pula diisi dengan diskusi sharing tanya jawab
seputar kegiatan juga seputar isu tentang perkembangan Ciruas Kota yang
dibawakan oleh MC Albe Cruz dan Babah Sendok.
Dengan tagline
menyerukan  #CIRUASMILIKKAMI!!! Disepakati lah bahwa kegiatan tersebut
agar terus terselenggara pada waktu setiap 2 mingguan dengan mengusung
tema yang berbeda dalam rangka merespon kondisi dan situasi sosial yang
terjadi di Ciruas pada umumnya dan kegiatan kepemudaan dibidang seni
budaya khususnya.( Adhisena )

Comment

Rekomendasi Berita