by

Kenali Sistem Pendidikan Yang Sesuai Potensi Anak

┬ęsampoernafoundation

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kini bermunculan sekolah yang menawarkan sistem pendidikan
berkualitas dan berstandar Internasional. Namun, sudahkah Anda sebagai
orang tua mengetahui sistem pendidikan yang manakah yang paling tepat
dan mendukung perkembangan anak Anda. Di Indonesia, hingga saat ini ada
empat sistem pendidikan yang telah diakui dan diterapkan yang bisa
menjadi referensi ketika Anda memilih sekolah untuk anak Anda.

 
Sistem UK-Cambridge

Salah
satu sistem pendidikan yang diakui di Indonesia berasal dari Britania
Raya. Program wajib belajar di Inggris mulai diberlakukan pada tahun
1880 untuk anak usia 5 hingga 10 tahun. Namun, pada 2013 sistem
pendidikan ini menambah batas usia wajib belajar hingga usia 18 tahun.

Perlu
diketahui bahwa sistem pendidikan berdurasi 16 tahun ini memiliki
penekanan pada penguasaan materi mata pelajaran dan keahlian sebagai
fokus utama. Sistem pendidikan ini juga mendapatkan pengakuan
kualifikasi ternama seperti sertifikasi PSLE, O level, dan A level.
Ketiga level tersebut diakui secara internasional di semua sekolah dan
perusahaan terkait.

Sistem Eropa-International Baccalaureate (IB)

International
Baccalaureate merupakan sistem pendidikan yang mengaplikasikan
kurikulum luas dan mendorong penguasaan materi yang seimbang. Sistem ini
juga merangsang siswa menjadi pembelajar sejati dengan memiliki
antusiasme belajar dan empati yang tinggi. Tidak perlu meragukannya,
sebab riset skala global mencatat bahwa sekolah-sekolah IB dinilai
paling efektif untuk mengembangkan para lulusan secara matang.

Sistem Pendidikan Nasional Indonesia

Indonesia
memiliki sistem pendidikan nasional tersendiri dengan tiga jenjang,
yakni pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan mengawasi dengan ketat setiap detil sistemnya yang meliputi
pengetahuan, keterampilan dan sikap. Dalam hal ini aspek intelektual,
spiritual, dan personal anak menjadi pusat perhatian utama.

Sistem Amerika

Kurikulum yang ditekankan pada sistem pendidikan ini adalah pada pembelajaran kontekstual melalui kemampuan problem solving dan fokus pada Science, Technology, Engineering, Art dan Math
(STEAM). Sistem pendidikan Amerika dapat memenuhi kebutuhan pendidikan
para siswanya sejak usia 3 hingga 18 tahun, karena di usia tersebut
merupakan saat yang tepat terjadinya pengembangan pengetahuan, kognitif
dan social yang seimbang. Uniknya lagi, melalui jalur inovatif siswa
dapat mempersingkat total durasi belajar menjadi hanya 14 tahun.

Di
era globalisasi terlebih setelah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN,
generasi muda Indonesia dihadapkan pada kondisi di mana mereka harus
mampu bersaing secara internasional. Tak hanya itu, menurut seorang
praktisi pendidikan, Bambang Irianto, pilihan layanan pendidikan yang
tersedia tentu memberikan pengaruh yang baik pula pada orang tua untuk
menentukan mana yang sesuai dengan potensi anak.

Setiap anak membutuhkan sistem pendidikan yang berbeda. Untuk itu temukan yang paling sesuai untuk anak melalui Sampoerna Schools System.
Di sini Anda akan mendapatkan panduan untuk memahami alur pendidikan
dan sistem pendidikan berbeda di Indonesia, sehingga dapat mempersiapkan
masa depan anak dengan baik.

(adv/ind/ayu)

Comment

Rekomendasi Berita