by

Puncak Peringatan 11 Tahun Gempa Bumi Nias Tahun 2016

Puncak peringatan 11 tahun gempa Nias.[rinus/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, NIAS – Puncak peringatan peristiwa gempa bumi di Kabupaten Nias tahun 2016 dilaksanakan pada hari Senin tanggal 28 Maret 2016 bertempat di lapangan Beringin Hiliweto Kecamatan Gido. Acara peringatan gempa tahun ini di awali dengan pawai obor yang diikuti oleh para pelajar, Seusai pawai ober tersebut acara di lanjutkan dengan atraksi marcind band dari SMAN 1 Gido dan Maena yang dipersembahkan oleh SMKN 3 Hiliserangkai. 

Pada acara pelaksanaan peringatan gempa bumi tersebut turut hadir : Wakil Bupati, Sekda, DPRD, Muspida, PNS Lingkup pemerintah Kabupaten nias, tokoh masyarakat, para rohaniawan serta elemen masyarakat lainnya.

Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya mengatakan : bahwa gempa yang terjadi sebelas tahun silam, tepatnya 28 Maret 2005, gempa yang begitu dahsyat dengan kekuatan hampir 8,7 skala Richter mengguncang Kepulauan Nias yang mengakibatkan kerusakan bangunan serta menelan banyak korban jiwa manusia, saat itu kepanikan yang disertai jeritan mewarnai kegelapan malam Kepulauan Nias, berduka dan Jerit tangis penuh kecemasan, ketakutan mengiringi langkah kaki menuju ke tempat yang lebih aman. 


Peristiwa 11 tahun silam, Cucuran air mata tak terbendung, bayi-bayi kecil tak berdosa berlomba menangis dalam pelukan sang bunda yang juga mengalami kepanikan saat itu. Banyak jiwa tak terselamatkan tertimbun dalam reruntuhan Gedung-gedung, Anak-anak tercerai berai, terpisah dari ayah bundanya. Harta benda tak terhitung jumlahnya ikut hilang dalam peristiwa tersebut , menghacurkan segala sendi-sendi kehidupan masyarakat. Pulau Nias menangis dan berduka, membuka mata dunia akan kedahsyatan alam melululantakan Pulau Nias.

Saya berharap bahwa kegiatan peringatan gempa tahun ini tidak saja untuk mengenang kembali tragedi peristiwa terjadinya gempa bumi tanggal 28 maret 2005 di Kepulauan nias yang telah merengut jiwa dan harta benda bahkan menimbulkan penderitaan di tengah-tengah masyarakat serta merusak tatanan kehidupan sosial masyarakat, akan tetapi saya berharap kiranya masyarakat Kabupaten Nias untuk lebih aktif mencegah bencana, mengurangi risiko bencana dan menanggulangi bencana sehinggga melalui pelaksanaan kegiatan ini menjadikan masyarakat Kabupaten Nias tangguh menghadapi bencana.


Pada kesempatan tersebut bupati nias menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada lembaga-lembaga Internasional, NGO serta Lembaga Swadaya Masyarakat lainnya yang selama kurang lebih sebelas tahun berkarya dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana dan pengungsi di Kabupaten Nias. (Rinus)

Comment

Rekomendasi Berita