by

Terimakasih Ma, Telah Memeluk Kami Bertiga Meski Lima Menit Saja

Foto: copyright thinkstockphotos.com

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – tak ada yang bisa menduga datangnya kematian, pun di saat
semua orang sedang merayakan kebahagiaan. Kematian datang menjemput
tanpa ampun, tetapi setiap apa yang digariskan Tuhan pasti memiliki
tujuan-Nya. Seperti kisah mengharukan yang dialami keluarga Rott ini.

Kehamilan
Casi Rott, 36 tahun, berjalan dengan sehat. Tak pernah ada keluhan
apapun. Hingga suatu hari ia mendapati dirinya tak hanya mengandung
seorang bayi, melainkan tiga sekaligus! Betapa gembiranya Rott dan
suaminya, Joey, serta dua putri kecilnya karena sebentar lagi keluarga
ini akan begitu ramai oleh lima orang anak.

Dengan kehamilannya
yang cukup berisiko, direncanakan Casi akan melahirkan si kembar tiga
pada minggu ke-34 melalui operasi caesar. Joey meyakinkan sang istri
bahwa Casi mampu menjalaninya dengan baik sekalipun Joey berada jauh
darinya selama kehamilan ini.

Casi dan tiga bayi dalam kandungannya | Foto: copyright abcnews.go.comCasi dan tiga bayi dalam kandungannya | Foto: copyright abcnews.go.com

Namun,
kondisi berkata lain sepulang Casi dari rumah kakak iparnya. Ia mulai
merasakan sakit di dada dan segera dilarikan ke rumah sakit, seperti
yang ditulis oleh abcnews.go.com. Dokter menyebutkan, Casi
mengalami pembekuan darah yang telah menyumbat paru-parunya. Hal ini
tentu mengejutkan bagi keluarga Rott, pasalny selama kehamilan dan tes
yang dijalani, tak pernah menemukan gejala sakit membahayakan apapun
pada diri wanita yang bekerja sebagai sekretaris sebuah sekolah ini.

Sebelum
waktu kelahiran yang ditentukan, Casi diminta untuk beristirahat selama
2 minggu agar pembekuan darah yang terjadi tidak semakin menyebar. Pada
8 Februari lalu, kurang lebih dua minggu setelah ia melahirkan si
kembar tiga yang manis, Casi Rott diperbolehkan pulang ke rumah. “Ini
adalah pertama kalinya setelah tiga bulan terakhir, ia pulang ke rumah.
Ia mengatakan padaku beberapa kali, sepertinya sudah lama sekali ia
tidak pulang ke rumah,” ujar Joey.

Namun, ternyata itulah saat
terakhir Casi menikmati hangatnya rumah kecil mereka. Hanya 5 menit saja
Casi sempat menimang ketiga bayinya sebelum akhirnya sakit dada yang
hebat melandanya. Beberapa saat setelah itu, ibu lima orang anak ini
meninggalkan dunia selama-lamanya.

Setelah kepergian Casi,
tentunya tak mudah bagi Joey untuk membesarkan kelima anaknya seorang
diri. Beruntungnya Joey dikelilingi orang-orang yang menyayanginya. Ia
pun mendapatkan bantuan dari komunitas yang dibentuk oleh sahabat
keluarga ini, yaitu Hilary Thompson. Thompson membuat halaman
penggalangan dana di GoFundMe dan berhasil mengumpulkan sekitar $84,000
atau sekitar Rp. 1,2 miliar. Uang ini nantinya akan digunakan untuk
membiayai hidup dan sekolah kelima putri Casi sembari Joey tetap
bekerja.

Joey dan kelima putrinya | Foto: copyright abcnews.go.comJoey dan kelima putrinya | Foto: copyright abcnews.go.com

Mungkin
Casi tak dapat melihat langsung kelima putrinya tumbuh dewasa. Namun
satu yang pasti, kasih sayang Casi takkan pernah habis dan akan selalu
menjelma dalam diri keluarga mungilnya. Kita doakan agar gadis-gadis
kecil Casi menjadi anak yang pintar dan dapat membanggakan keluarga.[vem]

Comment

Rekomendasi Berita