by

Karni Ilyas Komentari Perlakuan Ahok Kepada Warga Miskin Luar Batang

Karni Ilyas [twitter]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Komentar seputar tindakan Ahok menggusur Luar Batang yang menyengsarakan warga beberapa waktu lalu itu mendapat kritik dari seorang Karni Ilyas yang wajahnya tak asing lagi di Indonesia Lawyers Club, sebuah tayangan talkshow di TVOne. 
Karni prihatin dan miris atas tindakan Ahok yang mengakibatkan masyarakat Luar Batang menjadi manusia perahu karena tidak ada tempat tinggal setelah rumah mereka digusur habis oleh Pemprov DKI Jakarta.
“Saya tidak anti Ahok. Juga tidak
masalah dia menambah kekayaan semua taipan yang dia senang. Tapi saya
terusik melihat perlakuannya kepada orang miskin.” Ujar Karni beberapa waktu lalu.

Karni tidak bisa membayangkan penduduk Luar Batang, Pasar Ikan yang sudah empat generasi di lokasi itu

digusur dari rumah dan tanah kelahiran mereka dan tempat mereka mencari nafkah.

Pembawa acara dalam program ILC yang ditayangkan TVOne itu merasa terusik ketika mendengar wejangan Menteri Susi bahwa 22 juta
penduduk DKI yg lahir di negara berpantai terpanjang di dunia, di masa
depan tidak punya tempat 1 meter pun dari berkilo-kilo meter pantai
Jakarta hanya untuk memandang laut dg gratis.

Mereka lanjut Karni, baru bisa melihat laut kalau membeli apartemen, rumah mewah, atau
menyewa hotel dari para taipan yg dapat izin reklamasi dari Ahok, yang
jumlahnya nggak lebih dari 10 orang.

Karni memberi alasan keterusikannya dengan kondisi masyarakat yang tergusur itu karena ada empathi mendalam terhadap apa yang dirasakan oleh warga yang tergusur itu.

“Kenapa saya terusik. Karena saya bisa merasakan perasaan mereka. Karena saya pernah sangat miskin.” Ujar Karni.[GF]

Comment

Rekomendasi Berita