by

Wow, Ini Teknologi Dibalik Bocornya Dokumen Panama Papers

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Bocornya dokumen Panama Papers sedang menjadi bahasan dunia. Dokumen
milik firma hukum Mossack Fonseca itu berisi jutaan dokumen terkait
kasus pencucian uang, penggelapan pajak yang menyeret publik figur
dunia. Lalu teknologi seperti apa yang digunakan untuk menembus data
berkapasitas jutaan Tera Byte itu?

Baru-baru ini, laman Wired membeberkan teknologi yang digunakan untuk mengolah dan mengakses data mentah Panama Papers yang diterima oleh media Jerman,
Suddeutsche Zeitung. Sekitar lebih dari 100 grup media dan 400 jurnalis di
dunia terlibat dalam penyelidikan ini.

Diperlukan serangkaian proses hingga akhirnya tim jurnalis bisa mengolah
dan mengakses
data mentah itu. Secara garis besar, serangkaian proses itu melingkup
konversi data menjadi format digital menggunakan komputer berteknologi
tinggi, serta penggunaan algoritma untuk menemukan nama-nama yang
terdaftar dalam Panama Papers.

Tak sendiri, Suddeutsche Zeitung dan International Consortium
of Invesgative Journalists (ICIJ) bekerjasama dengan perusahaan peranti
lunak asal Australia, Nuix. Kerjasama ini ditujukan untuk menyisir dan
mengatur data yang bocor itu.

Dalam mengurai data super rahasia itu, tim menggunakan perangkat Optical
Character Recognation (OCR). Perangkat ini digunakan untuk mengubah
data Panama Papers menjadi teks sehingga bisa dipahami dan dicerna oleh
komputer. Selanjutanya, data bisa dimasukan ke indeks dan database untuk
kemudian dianalisis lebih lanjut.

Sementara ini, jumlah data yang bocor adalah sebanyak 11,5 juta dokumen
milik Mossack Fonseca. Data ini terdiri atas 4,8 juta email, 3 juta
database, 2 juta data PDF, 1 juta gambar dan 320 ribu dokumen. Terdapat
beberapa tokoh dunia di antaranya adalah Jackie Chan dan Amitabh Bachchan yang masuk dalam dokumen itu. (wk/kr)

Comment

Rekomendasi Berita