by

Bangun Kemitraan Dengan Indonesia, Australia Hadirkan Pengolahan Limbah

Dubes Australia untuk Indonesia, Paul Grigson.[Gofur/radarindonsianews.com]

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Australia bergabung dengan para anggota senior Pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, dengan perwakilan dari Palembang
dan Makassar, untuk menandatangani dokumen rancangan rekayasa proyek pengolahan air limbah di kedua kota tersebut.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, berujar program seperti ini sungguh-sungguh mengubah kehidupan, khususnya bagi
perempuan dan anak-anak.
“Anak-anak
paling rentan terhadap penyakit dari air limbah tak terolah dan
perempuan bertanggungjawab atas perawatan anggota keluarga yang sakit
serta mengambil air dari sumur dan sungai,” tutur
Dubes Grigson.
“Kemitraan kita mendukung Pemerintah Indonesia yang berupaya mencapai akses 100% ke air bersih dan sanitasi dasar pada 2019 sebagai
bagian dari rencana pembangunan jangka panjangnya,” ujar Grigson.
Perusahaan-perusahaan
swasta seperti PT. Denka Indonesia, MHW Consulting Pty Ltd,
EnviroSolutions & Consulting, Cardno Emerging Markets Pty Ltd, Snowy
Mountains Engineering Corporation (SMEC)
dan Mott MacDonald Indonesia akan berbagi kepakaran mereka.
Australia
telah memberikan bantuan teknis untuk pengembangan Rencana Induk
Manajemen Air Limbah kepada delapan kota. Ketentuan tentang rancangan
rekayasa rinci yang bermutu baik juga membuka
akses ke pendanaan dari pihak luar.
“Di
Palembang, Pemerintah Australia akan memberikan pendanaan sementara
konstruksi di Makassar akan didukung oleh Bank Pembangunan Asia,” ujar
Grigson.
“Australia
mendukung cita-cita Indonesia untuk mempunyai lebih banyak lagi
infrastruktur, untuk menarik lebih banyak investasi, dan dengan
demikian, menciptakan iklim yang mempermudah melakukan
bisnis.”
“Karya
bersama kita menciptakan masyarakat yang lebih sehat.  Namun, ini juga
tentang kemitraan, pertumbuhan dan lapangan kerja,” ujarnya.  [gf] 

 

Comment

Rekomendasi Berita