by

Bayar Tiga Ratus Ribu Bisa Jualan Di Trotoar

RADARINDONESIANEWS.COM, KENDARI – Kemeriahan Hut Kota kendari yang ke 185 
sangat di rasakan Mampaatnya oleh para Penjual Dadakan Baik  itu
Penjual Es,Mainan,Makanan dan lain sebagainya.
 
Para Penjual Dadakan yang Membangun Tenda – tenda
Berukuran Mini di terotoar samping eks MTQ mendapat keluhan dari para
pengguna jalan lainnya pasalnya  mereka menyesalkan Tertutupnya Akses
jalan terotoar yang biasa mereka gunakan oleh para Penjual.


Salah seorang pengguna jalan kepada awak media ini
menuturkan harusnya para pedagang tidak menggunakan trotoar sebagai
tempat jualan mereka.
“Trotoar itu dibuat dan digunakan fungsinya oleh para pejalan kaki dan bukan untuk tempat  berjualan kalau
mau jualan sana di pasar tuturnya dengan kesal. Hal senada dikatakan
salah seorang ibu yang sempat marah saat akan menggunakan jalur
terotoar, 
“Di sini bukan tempat jualan, akhirnya kita harus lewat pinggir
got.”ucapnya dengan Nada marah.


Kepada awak media, salah satu pedagang  mengatakan, “Tempat ini telah kami bayar bos.” ucapnya. Kami membayar ke Dispenda  300
ribu perbulanya untuk kami fungsikan sebagai
tempat jualan, kami juga tidak mungkin berani jualan kalau belum mendapat restu dari pihak  Dispenda.” tuturnya. ( ardi )

Comment

Rekomendasi Berita