by

Bendahara BPTP Akui Uang Yang Diragukan Keaslianya Berasal Dari BRI Cab. Mandonga

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Sultra petugas SPBU Malik Raya Mulki, temukan uang palsu
pecahan seratus ribu rupiah yang hendak di Bayarkan ke padanya usai
seseorang melakukan pengisian bahan bakar jenis premium, saat akan dibayarkan petugas tersebut merasa curiga dan tidak langsung menyimpan
uang tersebut melainkan melaporkan dulu ke atasanya karna dia curiga
perihal uang tersebut dan setelah diperiksa dan di teliti, ternyata
uang tersebut di ragukan ke asliannya.
awak media  yang kebetulan berada di lokasi Spbu langsung
menanyakan asal muasal uang tersebut kepada pemilik nya “( sarman red
)ia mengatakan bahwa dia juga tidak tau menau kalau uang pecahan seratus
ribu miliknya adalah palsu justru nanti di beritau oleh petugas Spbu
baru dia tau ucapnya, saya juga sangat terkejut dari empat lembar uang
pecahan seratus ribu rupiah ada satu lembar yang palsu menurutnya uang
tersebut di berikan kepadanya oleh  pak sainal rekan sekantor nya ucap
sarman.
Hanura Bendahara Spbu Yuzharadya, kepada awak media ini mengatakan bahwa uang pecahan seratus ribu rupiah
yang di temukan operatornya memang di ragukan ke aslianya.

Menurutnya di Spbu tempat dia bekerja terkadang sering di temukan uang palsu mulai pecahan 20 ribu hingga seratus ribu.
Di sisi lain menurut pengakuan pak sarman uang tersebut
adalah uang pembayaran upah perjalanan pendek dan uang tersebut di
berikan ibu umiati ke pak sainal  setelah uang tersebut di terima pak
sainal lalu beliau memberikan ke dirinya akunya, saya benar benar tidak
percaya kalau uang yang di terimanya di ragukan ke aslianya alias palsu
apa lagi uang tersebut dari bank.
menurut ibu umiati saat di temui oleh awak media ini di
ruang kerjanya uang  tersebut berasal dari ibu bendahara saya juga tidak
tau kalau ada yang palsu saya ambil dari dia bendahara ( red ) ucap bu
umiati lalu saya serahkan ke pak sainal untuk di bayarkan ke bawahannya.
Dan dari pengakuan bendahara Bptp pada awak media ini
uang yang di ragukan keaslianya tersebut dia ambil atau peroleh dari
bank BRI Cabang Mandonga Depan  rumah sakit lama pada hari jumat
tuturnya.
Operasional manager BRI rizqi Darajat saat di mintai
keterangan atas kejadian tersebut kepada awak media ini mengatakan
sangat kecil kemungkinan ada uang yang di ragukan ke aslianya bisa
keluar ke nasabah dan menurutnya sebelum kami menyerahkan uang ke
nasabah terlebih dahulu mengkompirmasi jumlahnya betul atau tidak
kemudian menghitung di mesin hitung lalu di cek keaslianya jadi sangat
kecil kemungkinan.
Mengenai transaksi atas nama bendahara BPTP belum bisa kami
pastikan dia menarik rekeningnya atau melakukan transaksi pada hari
jumat 

Saya suda kompirmasi ke petugas petugas saya tdk ada transaksi karna
juga transaksinya itu  rekening nya rekening  span yaitu langsung masuk
ke rekening negara ke rekening tersebut sedangkan rekening span baru
terisi di tanggal tanggal awal bulan jadi sangat kecil kemungkinan ada
uang yg di ragukan ke aslianya ke luar ke nasabah pungksanya ( ardi )

Comment

Rekomendasi Berita