by

Ketua Komite II DPD-RI Rakor Bersama Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias

Ketua Komite II DPD-RI Rakor Bersama  Kepala Daerah Se-Kepulauan Nias
RADARINDONESIANEWS.COM, Nias – Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli,MM pimpin rapat koordinasi krisis kelistrikan dikepulauan Nias yang dilaksanakan di Ruang Oval lt.3, Kantor Bupati Nias Selasa, 03/05/2016.

Selanjutnya Bupati Nias pada penyampaiannya mengatakan : Bahwa Rapat Koordinasi ini merupakan tindaklanjut pembahasan krisis kelistrikan di jakarta khususnya dengan Komite II DPD-RI yang salah satunya membidangi Energi yang membuat masyarakat Nias menderita atas pemadaman listrik beberapa waktu lalu.


Dihadapan Ketua Komite II DPD-RI,’Bupati Nias beberkan berbagai upaya yang telah dilakukan agar PLN memenuhi kebutuhan energi listrik agar tidak melakukan pemadaman serupa yang berujung pada keterpurukan masyarakat kepulauan nias diberbagai bidang.

Atas krisis kelistrikan yang terjadi di Pulau Nias melalui rapat koordinasi tersebut Bupati Nias bersama dengan seluruh kepala daerah lainnya meminta kepada Ketua Komite II agar memikirkan penyelesaian krisis kelistrikan diseluruh wilayah kepulauan nias.

Sementara itu Ketua Komite II DPD-RI Parlindungan Purba berjanji memperjuangkan hal tersebut kepada Pemerintah Pusat dan lebih khusus lagi kepada dirut PLN agar krisis kelistrikan di pulau nias untuk dapat sesegera mungkin terselesaikan bahkan sebagaimana disampaikan pada rapat koordinasi ini bahwa kebutuhan daya listrik yang harus dipenuhi sebesar 150MW.

Dalam rapat koordinasi tersebut seperti halnya telah disepakati untuk mengundang Presiden RI JOKO WIDODO untuk datang melihat secara langsung kondisi kepulauan nias yang begitu tertinggal sebagaimana janji Presiden RI dengan program Nawacita Nya. 

Pada Rakor tersebut hadir : Kepala Dinas Pertambangan PROVSU, Bupati Nias Selatan, Walikota Gunungsitoli, Wakil Bupati Nias, Wakil Bupati Nias Utara, Wakil Bupati Nias Barat, Perwakilan PLN Wilayah Sumut, Kasdim 0213 Nias, Kapolres Nias, Ketua DPRD Nias Selatan serta sejumlah hadirin lainnya.[Abdi]

Comment

Rekomendasi Berita