by

Lisuma Berdemo Tolak Reklamasi Pantai Lagasa

Lisuma saat lakukan demonstrasi di simpang MTQ.[Ardi/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM, KENDARI –  Puluhan massa  yang tergabung dalam Lingkar Studi Mahasiswa Indonesia (LISUMA) Sulawesi Tenggara gelar aksi demo di simpang MTQ Kendari Sultra, Selasa (16/5)
Dalam aksinya, massa yang juga
para mahasiswa, sempat membakar  ban bekas yang menandakan bukti penolakan mereka terhadap pelaksanann  reklamasi di  Kabupaten Muna karna
menurut mereka proses reklamasi hanya akan menguntungkan segelintir
orang saja.
 
Menurut massa proses reklamasi pantai Lagasa dalam hal ini
Proyek Pembangunan Dermaga penyebrangan Raha Tahap 1 tahun 2016 dinilai
banyak kejanggalan seperti pembuatan amdalnya yang terkesan dimanipulasi oleh oknum tertentu tanpa melakukan beberapa tahapan sesuai prosedur dan  Undang undang no 32 tahun 2009′ Tentang
Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup serta peraturan Pemerintah
Republik Indonesia No 27 Tahun 2012 tentang izin lingkungan dan bahkan
proses tender tahapan lelang disinyalir  telah menyalahi mekanisme yang
mana dalam petunjuk tekhnis lelang yakni proses tender fisik telah dilakukan sebelum dilaksanakanya tender perencanaan.
 


Massa juga mendesak agar pihak Kejaksaan Tinggi provinsi
Sulawesi Tenggara segera mengusut tuntas mafia penerbitan amdal
pada proyek reklamasi pantai dan pembangunan jembatan penyebrangan Raha tahap pertama juga mendesak Kejati Sultra agar segera memeriksa Satker Proyek
Reklamasi serta mendesak Dinas Perhubungan provinsi Sultra merekomendasikan secara resmi kepada kementrian perhubungan agar proyek
tersebut dihentikan sebelum penerbitan amdal. [ ardi ]

Comment

Rekomendasi Berita