by

Razia Tangkap Calo SIM Akal-akalan, Hanya untuk Kelabui Presiden

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ketua Indonesia Narkotik Watch (INW), Yosmar Naibaho
menegaskan, tidak benar dan hanya akal-akalan saja jika Satuan Tugas
Pelaksana Administasi (Satpas) SIM Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar
operasi sikat dan berantas calo, di lingkungan Satpas SIM Daan Mogot
Jakarta Barat.  
“Itu hanya akal-akalan agar Presiden Jokowi tahu, bahwa Kasubdit SIM
bekerja berantas calo sesuai arahannya. Padahal itu tidak sama sekali.
Coba lah berpikir secara rasional apa yang dilakukan Kasubdit SIM. Sama
sekali tak benar,” kata Yosmar kepada Beritabuana.co, menanggapi operasi
calo yang mengundang wartawan Polda Metro Jaya, Selasa (3/5). 


Yosmar, yang paham juga permasalahan lalu-lintas memberikan
pandangan, bahwa Presiden Jokowi memberikan warning, di saat di Satpas
SIM dipenuhi para calo. Dan ketikaa itu mereka bergeming. Seolah-olah
warning itu angin lalu.


“Setelah itu, saya baca dua hari lalu turun berita hasil investigasi
wartawan Kompas.com yang membeberkan maraknya calo secara terbuka.
Esoknya beritabuana.co. Baru Satpas lakukan operasi calo. Sebelumnya
mereka ngapain?” Kata Yosmar. 


Semua itu artinya, jelas Yosmar, sudah sangat menggambarkan kalau
operasi calo hanya akal-akalan Kasubdit SIM saja. “Nah, calo yang sudah
beroperasi berbulan-bulan lamanya bagaimana? Tetus uang hasil pungli
dari hasil nyalo jauh sebelum dioperasi, yang mungkin sudah mencapai
miliaran rupiah juga dibuat apa? Semua itu tanggung jawab kasubdit SIM,”
kata Yosmar. 


Jadi sekarang ini yang benar. Yosmar melanjutkan, Kasubdit sudah
lalai yang dengan sengaja membebaskan praktik percaloan terjadi. “Tak
ada kata benar, copot itu Kasubdit Satpas SIM. Dia sudah nikmati
miliaran rupiah,” tegas Yosmar. 


Seperti diketahui, Satuan Tugas Pelaksana Administasi (Satpas) SIM (Surat Izin
Mengemudi) Ditlantas Polda Metro Jaya pada Selasa (3/5) menggelar
operasi sikat dan  berantas calo, di lingkungan Satpas SIM Daan Mogot
Jakarta Barat.


Dalam operasi sikat calo ini petugas dan Tim Khusus yang dipimpin
oleh Iptu Iwa Awaludin dan Iptu Muryadi berhasil mengamankan delapan
orang calo yang kedapatan menawarkan jasa kepada calon pemohon SIM yang
datang untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).  


Kedelapan orang yang diamankan tersebut akan dilakukan pendataan,
pengarahan dan membuat surat pernyataan yang bertujuan untuk tidak
mengulangi perbuatannya.


 “Dari operasi ini kami amankan delapan rang calo yang tertangkap
tangan sedang menawarkan jasa kepada pemohon, mereka akan
didata,diarahkan dan membuat surat pernyataan yang berisi pengakuan
mereka untuk tidak kembali menjadi calo,” Ujar Paur Min Satpas SIM
Ditlantas Polda Metro Jaya Iptu Iwa Awaludin.


 Iwa menambahkan bagi oknum calo yang sudah sering kedapatan
tertangkap tangan maka pihak Satpas tak segan-segan akan mengambil
langkah tegas, dan bagi masyarakat yang merasa dirugikan oleh oknum calo
tersebut dihimbau untuk melaporkan kepada petugas piket  di Pelayanan
Pengaduan dan anggota Provost yang bertugas di pintu masuk Gedung
Satpas.


 “Saya akan tindak tegas oknum calo yang kedapatan beraksi di
lingkungan Satpas ini, dan bagi masyarakat yang pernah dirugikan oleh
oknum calo maka jangan sungkan melapor kepada kami, dengan adanya
laporan tersebut maka sanksi lebih berat pasti bisa diberikan kepada
oknum calo tersebut,” Ucapnya. (Kds)

Comment

Rekomendasi Berita