by

Tak Punya Tangan, Gadis Ini Justru Menang Lomba Menulis

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ketika seseorang punya semangat yang tinggi dan berusaha dengan baik serta sungguh-sungguh, tak ada yang tak mungkin untuk bisa dicapai. Kali ini, kisah inspirasi mengenai kesungguhan dan usaha baik datang dari seorang gadis belia bernama Anaya Ellick dari Amerika Serikat. Dikutip dari laman metro.co.uk, gadis ini telah menginspirasi banyak orang dengan prestasi yang ia raih.


Beberapa waktu yang lalu, Anaya telah menjadi juara pertama dalam ajang perlombaan menulis tingkat Nasional di AS. Padahal, peserta lomba menulis yang bersaing dengan Anaya juga mampu menulis dengan baik serta mengesankan. Hanya saja, semangat dan usaha keras yang dilakukan Anaya mengantarkannya sebagai juara pertama.

Dari laporan yang ada, Anaya bukanlah seorang gadis yang sempurna. Anaya yang kini berusia 7 tahun ini lahir tanpa tangan yang normal. Meski tak punya tangan yang normal seperti orang lain pada umumnya, Anaya tidak mau memakai prosthetics atau alat bantu tangan. Dengan kondisi yang kurang sempurna, nampaknya ia tetap bersemangat khususnya dalam dunia kepenulisan dan sering kali mengikuti lomba kepenulisan.

Saat menulis, Anaya memegang pensil dengan kedua lengannya. Gadis 7 tahun yang saat ini belajar di Greenbrier Christian Academy di Virginia ini selalu berusaha memberikan tulisan tangan terbaik dan rapi miliknya. Tidak heran jika ia akhirnya menjadi juara di lomba menulis tingkat nasional di AS.

Tulisan tangan Anaya yang masih berusia 7 tahun | Photo: Copyright metro.co.uk

Tracy Cox, seorang juri lomba kepenulisan mengatakan, “Anaya adalah gadis yang luar biasa. Ia penuh semangat dan selalu sungguh-sungguh dengan apa yang ia kerjakan. Dia adalah gadis yang mengesankan. Dia pantas menjadi juara.” Sementara sang ibu yakni Bianca Middleton mengatakan, “Dia selalu mengerjakan semuanya sendiri. Dia mengikat sepatunya sendiri. Dia berpakaian sendiri dan dia benar-benar tidak memerlukan bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Saya sangat bangga telah memilikinya.” 


Bagi Anaya, meski ia bukanlah seseorang yang memiliki anggota tubuh sempurna, itu tak akan pernah membuatnya merasa putus asa. Ketidaksempurnaan itu justru membuatnya harus lebih percaya diri dan dijadikan kelebihan tersendiri. Meski tak punya tangan seperti orang lain pada umumnya, ia tak boleh merepotkan orang lain apalagi menjadi beban buat orang lain.

Kisah yang inspiratif sekali ya? Gimana nih dengan kamu, masih suka mengeluh dan putus asa dengan apa yang dijalani saat ini? Jika orang lain yang diselimuti berbagai kekurangan saja memiliki semangat luar biasa, akan sangat malu rasanya jika kita yang memiliki anggota tubuh sempurna masih suka mengeluh apalagi suka putus asa. Selamat buat Anaya atas prestasinya.[vem]

Comment

Rekomendasi Berita