by

Terkait Pelayanan Publik; Pemkab Nias Terima Kunjungan Ombudsman RI

RADARINDONESIANEWS.COM, Nias – Ombudsman RI dan Perwakilan Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan di Kabupaten Nias Rabu 27/04/2016 tentang laporan Forum Peduli Nias yang ada di Jakarta atas pelayanan publik khususnya di bidang kelistrikan di Kepulauan Nias bertempat Kantor Bupati Nias LT I, Rabu (27/4) 2016.Dihadiri oleh Wakil Bupati Nias, Sekda ,Kepala Bagian Lingkup Setda Kab Nias serta Pihak PLN Area Nias.

Kunjungan Ombudsman RI ke Nias ini adalah tindaklanjut dari laporan Forum Peduli Nias Jakarta atas pemadaman listrik di Kepulauan Nias dari 1 April 2016 sampai 14 April 2016 lalu yang mengakibatkan kerugian materi dan lainnya bagi masyarakat Kepulauan Nias.

Menurut Ombudsman RI bahwa kedudukan fungsi dan kewenangan Ombudsman dalam rangka peningkatan pelayanan publik,adalah bentuk konsekwensi dan implikasi dari pelaksanaan tugas Ombudsman sebagai lembaga negara yang mempunyai kewenangan mengawasi penyelenggara pelayanan publik, baik diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, termasuk yang diselenggarakan oleh badan usaha milik negara.


Sementara itu, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH., MH kepada Ombudsman mengatakan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di Kepulauan Nias adalah merupakan bencana bagi masyarakat Nias dan kedepan kita berharap kiranya PLN Area Nias dapat memberikan pelayanan terbaik bagi konsumennya.

Selanjutnya Wakil Bupati Nias menyampaikan upaya Pemerintah Daerah Nias yang telah semaksimal mungkin dengan berbagai terobosan agar PLN kembali normal di Kepulauan Nias adalah usaha Pemkab. Nias dalam hal ini adalah Bupati Nias.

Berikut penjelasan detil Wakil Bupati Nias atas upaya Pemkab Nias mengenai pemulihan krisis kelistrikan;

1.Pada tanggal 2 April 2016 sekitar pukul 10.00 wib, Pemerintah Kabupaten Nias mengadakan rapat di pendopo yang di pimpin Sekretaris Daerah Kab. Nias Drs.F.Yanus Larosa, M.AP, atas petunjuk Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM yang sudah langsung ke jakarta menghadap Dirup PLN dan para pejabat lainnya di jakarta, acara rapat dihadiri oleh Kapolres Nias, Kasdim 0213/Nias, Wakil Ketua pengadilan Negeri Gunungsitoli, Ephorus BNKP, Ketua MUI, Kota Gunungsitolli, MUI Kab. Nias Asisten I Kota Gunugsitoli, Staf Ahli Bupati Nias Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kab. Nias serta tokoh masyarakat, adat agama membicarakan pemadaman Listrik yang tidak di ketahui kapan bisa beroperasi.


2.Pada tanggal 3 April 2016 sekitar pukul 16.00 wib Pemeritah Kabupaten Nias mengadakan pertemuan di pendopo Kab. Nias, rapat di pimpin Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli di hadiri Oleh Wakil Bupati Nias, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias pimpinan PLN Area Nias, Sekda, Asisten II, Asisten III, Kabag Hukum, Kabag Humas, Kabag Pembangunan dengan hasil pertemuan memutuskan agar Bupati Nias menyurati PLN di Wilayah Sumut dimana surat turut di ketahui oleh Dandin 0213/Nias, Kapolres Nias untuk mendesak PLN agar mengobservasi dan mengambil alih penanganan krisis Listrik dalam waktu sesingkat-singkatnya supaya menormalkan kembali mesin listrik di Moawo dan di Idanoi.

3.Pada tanggal 4 April 2016 ternyata pemadalam listrik belum normal maka pemerintah melalui Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli MM, Menyurati Bapak Presiden RI sesuai surat no.640/617/2016, tanggal 4 April 2016, perihal pemadaman listrik di Wilayah Kepulauan Nias segera di normalkan kembali surat tersebut langsung diantar Bupati Nias Ke Istana sekaligus bertemu dengan Sekertaris Kabinet dan Pejabat Istana pada tanggal 5 April 2016 dengan tujuan mengharapkan bantuan Bapak Presiden RI kiranya memerintahkan Kementrian terkait dan Dirup PLN Pusat untuk menormalkan kembali Listrik di Kepulauan Nias dan memprogramkan penambahan pembangkitan Listrik di Kepulauan Nias.


4.Setelah surat diterima di Istana Presiden RI dan Bupati Nias mendapat kabar dari Sekab Pramono bahwa Presiden RI Jokowi dodo telah memerintahkan Menteri ESDM Sudirman Said dan Direktur Utama PLN Sofyan Basir untuk segera memulihkan kembali Listrik di Kepulauan Nias dalam waktu sesingkat-singkatnya.

5.Pada tanggal 5 April 2016 Bupati Nias terus berjuang dengan menghubungi Direktur PLN Pusat di Jakarta, Menteri ESDM, Menteri BUMN, Ketua Komisi VII DPR-RI, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Menko Polkam Pak Luhut Panjaitan, MenKum Ham Dr.Yasonna Laoli, kami di Nias bersama rakya menderita karena listrik dipadamkan tanpa batas waktu yang tidak jelas.

6.Selanjutnya Bupati Nias bertemu lagi dengan Dirut PLN membahas solusi masalah pemadaman listrik di Kepulauan Nias tanggal 7 April 2016, dan sore harinya Bupati Nias, Bupati Nias Utara, Bupati Nias Barat, Wali Kota Gunungsitoli melaksanakan rapat beersama Dirjen Kelistrikan ESDM dalam rangka upayah mencari solusi penyelesaian pemadaman listrik di Kepulauan Nias agar segera di normalkan pemadaman kelistrikan karena semua aktifitas masyarakat Nias terganggu membuat masyarakat menderita.

7.Pada 8 April 2016 Bupati Nias menghubungi duta Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk melaporkan peristiwa pemadaman listrik di Kepulauan Nias oleh APR memohon bantuan memfasilitasi APR dan PLN Pusat agar di operasikan mesin listrik yang ada di kecamatan Idanoi dan Moawo dan jangan dikorban masyarakat Nias karena utang PLN Sumut kepada APR di mana bukan Kepulauan Nias yang berutang sehingga kedutaan besar Amerika Serikat memfasilitasi kebuntuan PLN Pusat dan APR tersebut sampai APR bersedia mengoperasikan mesin listrik di kecamatan Idanoi dan Moawo yang 20 MW supaya kembali normal Listrik di Kepulauan Nias.

8.Setelah pertemuan tersebut Bupati Nias kembali ke Nias dan tanggal 11 April 2016 Bupati Nias menagih janji PLN dengan melihat langsung sampai dimana komitmen PLN tersebut. Untuk memulihkan krisis kelistrikan, dan pihak PLN menegaskan tanggal 11 April 2016 ini akan mulai beroperasi mesin listrik di desa Humene kecamatan Gunungsitoli Idanoi dan di Moawo, dan meninjau langsung ke lokasi PDAM juga.

9.Pada tanggal 14 April 2016 Menteri ESDM Sudirman Said, bersama Ketua Komisi VII DPR-RI, Dirjen Kelistrikan, Mantan Kepala BRR Nias Willis datang ke pulau Nias di dampingi langsung oleh Bupati Nias untuk memastikan bagaimana kondisi listrik di Kep. Nias oleh pihak PLN, namun pihak menteri ESDM menyatakan dan mendesak PLN untuk meningkatkan Ratio elektifikasi di Kep. Nias.

Pertemuan ini menghasilkan kesimpulan dengan harapan agar PLN Area Nias tidak mengulangi pemadaman serupa dan Pemerintah Daerah khususnya Nias, akan memberikan dukungan penuh melalui pertemuan dengan pengambil kebijakan di tingkat Pusat agar kebutuhan listrik di kepulauan Nias dapat terpenuhi.(Rinus)

Comment

Rekomendasi Berita