by

Alex Asmasoebrata: Seluruh Warga Beri 2.5% Maka Tidak Ada Yang Miskin

Alex Asmasoebrata (kemeja hitam) saat buka bersama.[Nicholas/radarindonesianews.com]
RADARINDONEIANEWS.COM, JAKARTA – Hampir sepekan sudah ibadah puasa yang jatuh pada
pertengahan bulan di tahun 2016 ini, nampak dilangsungkan acara buka
puasa bersama (bukber) dan sekaligus juga pemberian bantuan santunan
yang diprakarsai oleh Alex Asmasoebrata, tepatnya di Jalan Cikajang 60,
Jakarta Selatan. Jakarta (12/6). 

Seperti
diketahui Alex Asmasoebratat merupakan tokoh dari Indonesia yang
memiliki hoby di berbagai bidang olahraga, baik itu seperti Golf, Yudo,
Tinju, Pencak silat, Tenis, dan prestasi di balap mobil, balap
Gokart,Berkuda,Sofball, maupun pernah Juara Nasional & Internasional
Balap Mobil bagi Indonesia.

Adapun acara yang
diawali dengan Tausiah Ramadhan, buka bersama, sholat magrib, dan
selanjutnya isya dilanjutkan dengan Taraweh bersama. Alex Asmasoebrata,
yang merupakan Ayahanda pembalap Putri Indonesia, Alexandra
Asmasoebrata dan salah seorang tokoh ketum KNMI (Kominte Nasional
Masyarakat Indonesia) mengatakan,”Saya selalu karena berhubung ada
rezeki, maka bagi-bagilah pada sesama yang kurang mampu untuk santunan.
Artinya, pemberian merupakan bagian santuan dari kita,”katanya dengan
kerendahan hati saat diwawancarai oleh wartawan saat di kediamannya,
Jalan Cikajang 60, Jakata Selatan. Minggu malam (12/6)

“Bila seluruh warga negara di Indonesia secara tulus turut
memberikan 2,5% bagi para warga miskin atau kurang mampu maka tidak akan
ada yang miskin,” ujar tokoh dan ketum PORDASI (Persatuan Olahraga
Berkuda Seluruh Indonesia) DKI Jakarta itu pada awak media usai
mengadakan bukber dan pemberian santunan, minggu malam (12/6)

Adapun
acara yang dilangsungkan di bilangan kawasan Blok. M, Jakarta Selatan
berdekatan dengan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) tersebut dalam
rangka silaturahmi bersama dengan kerabat, sahabat, baik yang
berkecimpung di bidang olahraga maupun politik.” Dimana Kita musti
saling introspeksi diri saja masing-masing dan mengerti bahwa amanah itu
harus dijalankan dengan benar,”tuturnya lagi lebih lanjut.

Memang,
secara kenyataan masih tidak jarang dimana banyak orang sakit direnggut
kenikmatannya, dan atau juga diambil secara paksa, kekayaannya
belakangan ini, dan juga kejadian kriminal / kejahatan seperti
perampokan, pencurian, dan sebagainya.”kan, tidak bisa dipungkiri,
kejadian itu tidak hanya terjadi di bulan Ramadhan saja, namun kalau
bisa di setiap harinya,”ujar Alex menuturkan.

Lalu
kemudian Pak Haji,itulah panggilan pak H.M.A.S Alex Asmasoebrata
mengenai kondisi perpolitikan di Indonesia turut pula memyampaikan
sepatah dua patah pesannya bahwa untuk memperoleh kedudukan itu semua
pantas memperoleh, namun diharapkan semua dapat menempatkan diri setelah
memperoleh kedudukan.”Karena diharapkan tidak bisa semau-maunya, atau
semena-mena”imbuhnya lagi.

“Sebagai pemimpin
itu harus berani menempatkan diri sebagai kacung mayarakat. Dimana
mestinya tidak bisa minta dilayani masyarakat, namun harus melayani
masyarakat, sekiranya ‘mengabdi’ atau secara konotatif bisa diibaratkan
‘kacung’nya anggota,”paparnya.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita