by

Beredar Vaksin Palsu, Menkes Sarankan Imunisasi Ulang


Namun, beredarnya vaksin palsu tersebut sudah terlanjur membuat
masyarakat resah, terutama para orangtua. Mereka khawatir jika buah
hatinya menjadi salah satu korban vaksin palsu tersebut.

Menanggapi kekhawatiran itu, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek dan
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) akhirnya ambil tindakan. Mereka
menyarankan para orangtua yang tidak yakin agar membawa sang anak untuk
diimuniasi ulang.

Apalagi mengingat, adanya kekhawatiran efek samping yang disebabkan oleh
vaksin palsu tersebut. Nila menjelaskan jika dampak terbesar dari
vaksin palsu itu adalah anak menjadi kebal terhadap fungsi vaksinasi.

“Untuk anak yang tadi kena vaksin palsu, saya minta untuk divaksin
ulang. Kita harus memberi vaksin ulang,” ujar Nila. “Semua dokter anak
sudah tahu catch up imunisasi. Kejar Imunisasi bisa kapan saja dilakukan, kalau tidak imunisasi, kita harus kejar.”

Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Ketua Umum IDAI, Aman Pulungan.
Ia mengimbau para orangtua untuk melaporkan jika menemukan indikasi anak
tidak divaksin dengan benar. (wk/kr)

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Baru-baru ini, muncul berita mengenai vaksin palsu yang banyak beredar
di masyarakat. Dari hasil investigasi, pihak kepolisian akhirnya
menangkap pelaku yaitu pasangan suami istri asal Bekasi, Hidayat dan
Rita.

Comment

Rekomendasi Berita