by

Politisi Palestina: Kondisi Kemanusiaan di Gaza Sangat Parah

Politisi Palestina, Jamal Hidlri
RADARINDONESIANEWS.COM, GAZA – Politisi Palestina, Jamal Hidlri, mengungkapkan, kondisi kemanusiaan di
Gaza sudah pada titik bencana yang sangat parah akibat blokade Israel
terhadap warga Palestina di sana yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
 
Dalam keterangan persnya, Sabtu (5/6),
ia menyebut bahwa rakyat Palestina membutuhkan usaha keras dan serius
dari negara-negara Arab dan Islam serta dunia internasional.


“Sudah pasti persatuan Palestina untuk
membebaskan Gaza juga diperlukan,” kata Hidlri, demikian laporan Pusat
Info Palestina (PIP) dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).


Dikatakan Hidlri bahwa Gaza bertahan
meski seluruh perlintasan ditutup, krisis listrik, air, dan tempat
tinggal. Sebanyak 80% pabrik dengan semua skala ditutup, 70% rumah
dihancurkan dalam agresi terakhir Israel tahun 2014.


“Para pemuda menjadi pengangguran dengan tingkat mengerikan, bahkan kemiskinan mencapai 80%,” ungkapnya.


Namun Hidlri menegaskan, rakyat
Palestina masih bertahan dari blockade Israel, termasuk anak-anak,
wanita dan seluruh rakyat. Meski demikian, ia mengaku itu tidak akan
bertahan lama.


Di akhir penyampaiannya, ia meminta
Mesir sebagai negara tetangga yang besar mau membuka perlintasan Rafah
yang merupakan gerbang satu-satunya yang menghubungan Gaza dengan dunia
luar. (T/P011/P2/)

Comment

Rekomendasi Berita