by

Sekali Waktu Menyerah Juga Perlu

Ilustrasi: munifah/radarindonesianews.com
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Kamu berada pada keadaan yang sangat sulit, membuat kamu sekedar
memikirkan tentang diri kamu saja tidak sanggup. Perasaan terhimpit dan
semua seakan sepakat untuk menyuruhmu menyerah. Apakah akhirnya kamu
harus menurutinya? Ladies, seringkali kita terjebak pada masalah yang
sebenarnya kita buat sendiri. Perasaan tidak rela karena harus
mengakhiri perjuangan seringkali menjadi pemicu munculnya masalah baru.
 
Pernah
satu kali kamu memaksa untuk menyelesaikan proyek yang sebenarnya cukup
diabaikan. Waktumu banyak terbuang di sana. Kamu mendedikasikan seluruh
waktu untuk proyek itu. Siang dan malam kamu mengerjakannya. Kamu
mengabaikan tanda sekitar kamu. Mengabaikan intuisimu. Bahwa seharusnya
kamu berhenti, karena proyek tersebut tidak akan pernah berhasil.

Lalu
apakah hanya cukup itu saja? Kamu tidak harus selalu menuruti para
motivator, bahwa berjuang itu jangan setengah-setengah. Kita harus
sepenuh hati, agar apa yang akan kamu tuju dapat terwujud. Seringkali
sikap keras kepala kita justru yang membuatmu jatuh dan sulit untuk
bangkit.

Kamu tentu pernah
mengalami masa di mana, mencoba untuk menyelesaikan masalah. Berusaha
menyakini bahwa keputusan yang kamu ambil untuk tetap berjuang adalah
benar. Kamu mengabaikan tanda alam, bahwa seharusnya kamu berhenti. Kamu
harus berhenti karena memang terus menganggap bahwa yang kamu inginkan
adalah terbaik itu kesalahan. Sekali waktu kita memang harus menyerah.

Menyerah
tidak harus berarti kalah. Memaksakan diri itu melelahkan, memaksa
bertahan dan menyakinkan kepada semua orang bahwa yang akan kamu gapai
itu terbaik itu sangat menguras tenaga. Jadi untuk apa kamu memaksakan
keadaan? Jika pada akhirnya semua tidak berjalan sesuai harapan pada
akhirnya akan berujung kekecewaan.

Tidak
ada salahnya mengucap kata cukup atas usaha yang sedang kamu lakukan.
Percayalah dengan intuisimu, saat semua tidak bergerak mendukungmu
artinya adalah cukup. Karena menyerah bukan berarti kalah. Selamat hari
ini.[vem]

Comment

Rekomendasi Berita