by

Dukung Palestina, Anggota Knesset Diminta Mundur oleh Netanyahu

Hanin Zoabi, Anggota knesset Israel dukung Palestina.
RADARINDONESIANEWS.COM, YERUSALEM – Anggota Knesset
(Parlemen) Israel, Hanin Zoabi diminta mundur sebagai anggota Knesset
oleh Perdana Menteri  Benjamin Netanyahu karena Zoabi secara nyata
mendukung Palestina di Knesset, Kamis (1/7).
 
“Dengan tindakannya dan kebohongannya yang berseberangan dengan kita,
dia tidak ada tempat di Knesset,” kata Netanyahu kepada Jaksa Agung
Avichak Mandelblit, Demikian diberitakan PNN dan dikutip Mi’raj Islamic
News Agency (MINA).


Permintaan tersebut datang menyusul kecaman Zoabi unyuk kejahatan
Israel yang menargetkan warga Pelestina dan menyerukan diakhirinya
blokade Gaza.


Sebelumnya, Rabu (29/6) Zoabi membuat kegemparan di Knesset yang
mengecam keras serangan pasukan Israel yang menargetkan para aktivis
Turki hingga tewas dalam armada kemamusiaan  Freedom Flotilla pada 2010
lalu.


“Pembunuhnya harus membayar kompensasi untuk keluarga korban Turki,”
katanya dalam debat membahas kesepakatan baru yang ditandatangani antara
Israel dan Turki.


Dukungan untuk Palestina


Tidak hanya itu, Zoabi menuntut pemerintah Israel meminta maaf 
kepada para korban di atas kapal Mavi Marmara yang melakukan aksi
solidaritas dan untuk dirinya sendiri.


Selama perdebatan sengit itu, anggota Knesset yang geram dengan
tingkah Zoabi berbondong-bondong mendekati podium untuk menyerangnya.


“Ayo pukul saya ! Datang dan pukul saya,” Teriak Zoabi.


Kericuhan kemudian dihentikan oleh Wakil Ketua Knesset Hamar Amar (Yisrael Beytenu) yang meminta Zoabi untuk meminta maaf.


Namun, justru sebaliknya yang dilakukan Zoabi dengan mengatakan,
“Para prajurit Israel yang membunuh yang seharusnya meminta maaf ! Anda
perlu meminta maaf,” tegasnya.


Pihaknya menegaskan, Join List (koalisi partai-partai Arab-Israel)
mengecam keras serangan tersebut yang dianggap serangan
fasis.(Mina)

Comment

Rekomendasi Berita