by

Terkait Pembangunan Kantor Desa Lebak Kesik Diduga Saling Tuding

Pembangunan Kantor Desa Lebak Kesik yang jadi saling tuding antara Pendamping dan TPK.[Handa/radarindonesianews.com]
RADARINDONESIANEWS.COM,
LEBAK – Terkait pembangunan kantor desa Lebak Kesik yang diduga tidak
sesuai, antara Pendamping dengan TPK saling tuding atau cari pembenaran.
Saling tuding tersebut mengingat mereka, yakni TPK, Pendamping desa dan
Pendamping tehnik, saat dipertanyakan tentang proses pengerjaan yang
tidak mengacu pada RAB serta ukuran besi untuk tiang penyangga dinding
di setiap pojok dinding memakai besi ukuran 8 Cm.

“Papan informasi belum ada
mengingat RAB saja belum diterima dari Pendamping desa. Adapun ukuran
besi, saya tidak tahu  yang sebetulnya, adapun pelaksanaan bangunan ini
intruksi dari pak lurah.
Ujar Ketua
TPK Desa Lebak Kesik, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Suprani
saat di mintai keterangan.

Yepi, Pendamping
desa, saat dimintai keterangan menyampaikan via SMS, ” Pa kta
pndmping mngikuti sja nnti pa jaro silhkn koordinasi sma pihak kecmtan
or sma pa hj.uci “.
Disinggung terkait
RAB yang belum sampai ke TPK Desa, Yepi melalui mengatakan, “Kmren sya rapat
sama pld n pendmping tehnik klo rab untuk lebak kesik tnggal d print sja
k jaro. sya trz upayain sya bntu jga untuk sgra pnyleseian rab ke ft
mngingat progers fisk sdh brjln cpt.” jawabnya melalui SMS.

Sementara
Agus Pendamping tehnik masih via SMS menjelaskan, “iya kang memang udah ada
himbauan Dr kita tuk tetap merujuk kpd PTO, tetapi yah
seperti itulah variasi pemikiran kep.des. tapi tetep kita bwt RABnya,
mereka berinisiatif sendiri tanpa mengikuti arahan yg benar dr kita.
moga aja sblm akhir bln udah jadi rab.”

Saat ditanya soal ukuran besi, melalui SMS Agus menjelaskan, “lum jelas saya mksd bpk, ntar kita
arahin kemereka pak, klo ada yg salah pasti kita bina pak.”
Pungkasnya.(HD)

Comment

Rekomendasi Berita