by

Topeng Blantek Betawi Menerjang Jaman

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Ada yang luar biasa pada kegiatan Pelatihan Seni Teater Sastra Tahun 2016 kali ini yang diselenggarakan oleh UPPSB – SPLK – TANAH ABANG – JAKARTA PUSAT, Kamis [18/8). Pasalnya dalam materi pelatihan tersebut adalah Topeng Blantek Betawi, salah satu teater tradisi Betawi yang hampir punah.

Dengan pimpinan Ibu Sosalina, SPd (Ka SPLK/JP) dan panitia pelaksana Ibu Dra. Yulianingsih serta para pengajar/asisten berpengalaman di bidang masing-masing, seperti Budi Sobar (IKJ), Dindon WS (Teater Kubur), Nurrohmat (Teater Alit), Jaya Noin (Topeng Betawi), Abdul Aziz (Topeng Blantek), Yustiansyah Lesmana (Teater Ghanta), Indra (Musik Betawi).

Mereka bersama-sama menyatukan langkah dengan memadukan idiom seni tradisi dan idiom seni modern dalam garapan Topeng Blantek Betawi. Hal tersebut adalah bertujuan untuk membawa Topeng Blantek Betawi menerjang jamannya, sehingga dapat menjadi sebuah tontonan yang berisi tuntunan disuguhkan kepada publik.

Tentu bukan hal mudah, apalagi memoles para siswa/i SMA/SMK peserta pelatihan (pemula) menjadi profesional. Dengan kerja keras dan kerjasama yang baik, Topeng Blantek Betawi memukau penonton saat dipentaskan. Terlihat mulai dari art/property sebuah sundung (pengangkut barang dari bambu) yang didesain apik sebagai in/out pemain. Disamping itu juga ada tokoh Pak Jantuk sebagai pembuka dan penutup lakon, ditambah alunan musik khas tradisi Betawi.

Namun, tetap saja bahwasanya di dalam sebuah pertunjukan yang tergarap pasti ada kurang dan lebihnya. Kita wajib memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua yang turut terlibat dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan suguhan Topeng Blantek Betawi ini dapat menjadi suatu pencerahan serta konsep bersama berbagai pihak terkait dalam rangka pembinaan, pengembangan, pelestarin, dan pemanfaatan seni tradisi Betawi kedepannya. [Abdul Aziz]

Comment

Rekomendasi Berita