by

Buntut Bentrok di Miranti, Kapolres Dicopot, 3 Anggota Tersangka

Kapolda Riau, Brigjen Pol. Supriyanto
RADARINDONESIANEWS.COM, PEKANBARU – Kapolda Riau, Brigjen Pol. Supriyanto
meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti pascatewasnya
tersangka pembunuh polisi dan seorang warga saat kericuhan di Kota
Selatpanjang pada Kamis (25/8) lalu. Kapolda berjanji ke depan pihaknya
akan perbaiki (hubungan Polri dan masyarakat) ke arah lebih baik. 
Selain itu, ia juga menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga
korban baik dari masyarakat maupun dari anggota polisi atas insiden
tersebut. Menurut dia, meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka
pembunuhan Brigadir Adil S Tambunan hingga berbuntut pada aksi bentrok
warga dan Polisi Meranti merupakan hal yang tak diinginkan.
Untuk itu, sekali lagi dia menyampaikan permohonan maaf terkait
peristiwa itu, terlebih lagi pada saat bentrok jatuh korban lagi seorang
warga Selatpanjang bernama Isrusli.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan telah mencopot AKBP Asep
Iskandar sebagai Kapolres Meranti dan menggantikannya dengan AKBP
Barliansyah sebagai Kapolres yang baru. 
Selain itu, katanya lagi, penyidik juga telah menetapkan tiga anggota
polisi dari Polres Meranti sebagai tersangka dalam perkara tewasnya
warga dalam penangkapan, yang memicu bentrokan berdarah di Kota
Selatpanjang.
“Ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan. Sampai hari ini, tiga
ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolda dalam keterangan kepada pers
di Pekanbaru, Minggu (28/8).
Meski begitu, ia belum bersedia membuka identitas ketiga polisi yang
ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Ia beralasan, penyidik masih
terus mendalami keterangan para tersangka tersebut.
Ia hanya menegaskan bahwa anggota yang terbukti bersalah pasti akan
ditindak tegas. Termasuk di antaranya sanksi yang diterapkan apakah
sanksi administrasi, sidang komisi kode etik Polri (KKEP) hingga pidana.
Hal itu untuk mengungkap kasus tersebut secara terbuka dan menciptakan
keadilan.
Seperti diketahui, pada Kamis lalu (25/8), Kepulauan Meranti
bergejolak setelah Apri Adi Pratama, tersangka pembunuh Brigadir Adil
Tambuanan tewas ditangan polisi. 
Ribuan masyarakat menyerbu Mapolres Meranti di Kota Selatpanjang.
Massa mengepung Mapolres dan melempari dengan batu. Polisi bertahan
dengan temeng dan sesekali meletuskan senjata peringatan ke udara. Namun
jumlah massa semakin banyak hingga terakhir seorang warga terjatuh
dengan luka bocor pada bagian kepala.
Belum diketahui pasti penyebab tewasnya warga bernama Isrusli
tersebut. Namun polisi mengklaim bahwa korban tewas akibat terkena
lemparan batu sementara warga menyebut korban tewas akibat peluru
nyasar.
Terkait peristiwa tersebut, Kasatreskrim Polres Meranti, AKP Aditya
Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan
Kepolisian Daerah Riau.
“15 orang personil Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda
Riau. Termasuk Kasat Reskrim (Polres Meranti),” kata Kabid Humas Polda
Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo. (Pkn/BB)

Comment

Rekomendasi Berita