by

KMI Sambut Positif Pencalonan BG Sebagai Calon KaBin

Komjen Budi Gunawan.[ist]
RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA – Jokowi mengeluarkan keputusan dan mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN untuk
menggantikan posisi Sutiyoso ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jumat (2/9).
Adapun
surat diantar langsung Menteri Sekretaris Negara Pratikno ke pimpinan
DPR. Surat pengajuan Komjen Budi Gunawan sebagai calon kepala BIN
diterima langsung oleh Ketua DPR Ade Komarudin didampingi Wakil Ketua
DPR Agus Hermanto dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. 
 
Berdasarkan
keputusan Presiden RI Ir. Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Komjen
Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
menurut pandangan Edi Humaidi, selaku ketua Kaukus Muda Indonesia atau
KMI dinilai sudah tepat, sampainya pada pewarta via handphone, Jakarta.
Jumat (2/9).
Sosok BG, sapaan Budi Gunawan
memang cocok menduduki jabatan Kepala BIN, apalagi melihat sosoknya yang
masih muda dan sangat energik. Ditambah lagi Edi mengatakan kalau
jaringan sosial politik yang dimiliki BG, termasuk kedekatannya dengan
ormas-ormas, khususnya kepemudaan yang ada di Indonesia, sangat luas.
“Itulah yang bisa menjadi modal utama beliau menjabat Kepala BIN,”
imbuhnya lagi menambahkan. 
Edi pun mengakui
bila penunjukan Budi Gunawan sebagai calon Kepala BIN oleh Presiden
sudah diprediksi sebelumnya. Ditambah selain itu pula BG merupakan sosok
reformis dan berprestasi selama menjabat di institusi kepolisan.
Adapun
Perwira tinggi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian
RI itu merupakan salah satu lulusan terbaik Akademi Kepolisian angkatan
1983. “Dia itu merupakan lulusan terbaik, ini juga sekaligus menutup
tudingan miring terhadap Budi Gunawan selama ini,” ujarnya seraya
menambahkan kalau KMI akan mendukung langkah Presiden Jokowi yang telah
memilih Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kepala BIN. 
Bahkan
sosok Budi Gunawan selalu menempati peringkat pertama di setiap
pendidikan Polri, seperti: Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Sekolah
Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM) dan Sekolah Perwira Tinggi (SESPATI)
Polri. Dan jabatan penting pernah diduduki oleh Budi Gunawan, saat
berpangkat Komisaris Besar, pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden RI
di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri. 
Budi
Gunawan juga pernah dipromosikan menjadi Kepala Kepolisian Daerah Jambi
yang merupakan Polda tipe B. Yang lalu tak selang berapa lama, dia
dipromosikan naik pangkat bintang dua atau Inspektur Jenderal (Irjen)
dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum).
Dari Kadiv Binkum, Budi Gunawan dimutasi menjadi Kepala Divisi Profesi
dan Pengamanan (Kadiv Propam). Sukses memimpin Divisi Propam, dia
kemudian dipercaya memimpin kewilayahan sebagai Kapolda Bali yang
merupakan Polda tipe A. 
Lalu tak berapa lama
kemudian Budi Gunawan dipromosikan menjadi Kepala Lembaga Pendidikan
Polri. Bintang di pundaknya pun bertambah menjadi tiga dengan pangkat
Komisaris Jenderal. Budi Gunawan memimpin Lemdikpol Polri yang membawahi
Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim),
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), dan sejumlah lembaga pendidikan
Polri.
Kemudian lebih lanjut, Edi menyampaikan
KMI akan terus mengawal Budi Gunawan, mulai dari fit and proper test di
DPR, hingga pelantikan nanti. “Ini sebagai bentuk dukungan penuh dari
awal terhadap sosok Budi Gunawan,” pungkasnya.[Nicholas]

Comment

Rekomendasi Berita